AdvertorialDPRD KALTIM

Ketua Komisi II Beberkan Tantangan Kota Samarinda Menuju Kota Penyangga IKN

×

Ketua Komisi II Beberkan Tantangan Kota Samarinda Menuju Kota Penyangga IKN

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Nidya Listiyono membeberkan, pertumbuhan populasi menjadi tantangan hang serius bagi perkembangan Kota Samarinda. Apalagi saat ini Samarinda telah ditetapkan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) Nusantara.

Pria yang akrab disapa Tiyo ini menekankan perlunya persiapan menyeluruh di berbagai sektor, termasuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) penduduk.

“Dalam hal ini perlu persiapan dalam berbagai sektor, salah satunya peningkatan sumber daya manusia (SDM) penduduk,” tuturnya.

Tiyo menilai, sebagai penduduk asli Samarinda, ia memiliki pemahaman mendalam tentang kondisi Kota Tepian. Salah satu isu utama yang perlu segera ditangani adalah banjir.

Dirinya memandang bahwa permasalahan banjir merupakan pekerjaan rumah (PR) yang harus terus diperhatikan. Hal ini termasuk peningkatan sistem drainase, pendalaman parit, dan pengecekan berkala.

“Permasalahan banjir menjadi pekerjaan rumah (PR) utama yang harus terus dibenahi, mulai dari sistem drainase, pendalaman parit, hingga pengecekan secara berkala,” ucapnya.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini juga menyunggung pentingnya pengembangan sektor pariwisata, terutama dengan kehadiran IKN di wilayah Kaltim.

“Dalam bidang pariwisata perlu dilakukan pengembangan eco-wisata, penguatan whole of government, kerja sama dengan pengusaha untuk pengembangan dan promosi, partisipasi publik dalam eco-wisata, serta mendorong unit usaha strategis eco- wisata,” paparnya.

Tak hanya itu, infrastruktur jalan juga menjadi fokus perhatian Nidya, terutama peningkatan lampu penerangan jalan umum (LPJU) dan perbaikan jalan.

“Dengan pertambahan jumlah penduduk, serta kuantitas kendaraan yang meningkat. Hal itu harus menjadi prioritas utama dalam program pembangunan,” tekannya.

Tiyo yang baru saja ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Golkar Samarinda juga menegaskan pentingnya peningkatan sumber daya manusia untuk masa depan Samarinda.

“Peningkatan sumber daya manusia juga menjadi pilar penting untuk masa depan Samarinda, sebab SDM lah yang nanti akan mengelola berikutnya,” ujarnya.

Terakhir, Tiyo juga menyoroti pentingnya pengembangan kompetensi internasional bagi warga Samarinda melalui program beasiswa dan pertukaran pelajar ke negara- negara seperti China atau Jepang.

“Dengan beasiswa atau dengan pertukaran pelajar misal ke negara seperti China atau Jepang. Jadi, nilai kompetensi kita tidak hanya lagi taraf nasional tapi internasional,” tutupnya. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

34 − = 28