AdvertorialDispar KukarPemkab Kukar

Pesona Wisata dan Pelestarian Berpadu Membuat Desa Pela mendapatkan Kalpataru Nasional

×

Pesona Wisata dan Pelestarian Berpadu Membuat Desa Pela mendapatkan Kalpataru Nasional

Sebarkan artikel ini
Pokdarwis 3B Desa Pela. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong – Desa Pela di Kecamatan Kota Bangun kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bekayuh Beumbai dan Bebudaya (3B) desa tersebut berhasil meraih penghargaan Kalpataru Nasional 2024 dalam kategori penyelamat lingkungan.

Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Pokdarwis 3B dalam menjaga kelestarian alam, khususnya Sungai Mahakam yang merupakan habitat Pesut Mahakam. Upaya pelestarian ini terintegrasi dengan pengembangan wisata desa, menghasilkan perpaduan harmonis antara keindahan alam dan kelestarian lingkungan.

“Kami melarang keras aktivitas merusak lingkungan, seperti penangkapan ikan ilegal menggunakan setrum atau racun,” tegas Ketua Pokdarwis 3B, Alimin, Jumat (24/5/2024).

Strategi ini tak hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga menjadi daya tarik wisata Desa Pela. Keindahan Sungai Mahakam dan keberadaan Pesut Mahakam menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

Alimin optimistis bahwa penghargaan Kalpataru ini akan semakin meningkatkan popularitas Desa Pela sebagai destinasi wisata yang unik dan ramah lingkungan.

“Kami berharap wisatawan domestik maupun mancanegara dapat berkunjung dan merasakan langsung keindahan alam dan budaya Desa Pela,” tuturnya.

Pencapaian ini tak lepas dari dukungan dan pembinaan dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa desa wisata dikelola dengan baik dan berkelanjutan,” ungkap Adyama Kepariwisataan dan Ekraf Ahli Muda Dispar Kukar, Airin Susanti.

Airin berharap penghargaan ini dapat menginspirasi desa-desa wisata lainnya di Kutai Kartanegara untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanannya.

“Mari bersama majukan sektor pariwisata. Semoga wisata desa bisa semakin maju dan berkembang sehingga tingkat kunjungan wisata terus meningkat,” pungkasnya.

Keberhasilan Desa Pela dalam memadukan wisata dan pelestarian lingkungan patut menjadi contoh bagi desa-desa wisata lainnya di Indonesia. Penghargaan Kalpataru Nasional ini menjadi pengakuan atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menjaga kelestarian alam sambil mengembangkan potensi wisata desa. (AD/ADV/DisparKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

44 − 40 =