AdvertorialDiskominfo KukarPemkab Kukar

Aplikasi SIPDokter Diperkenalkan oleh Bupati Kukar untuk Kemudahan Layanan Kesehatan

×

Aplikasi SIPDokter Diperkenalkan oleh Bupati Kukar untuk Kemudahan Layanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Bupati Kukar, Edi Damansyah, memperkenalkan Aplikasi SIPDokter. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, telah meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Dokter Terintegrasi (SIPDokTer) di RSUD Am Parikesit. Inisiatif ini adalah langkah terbaru dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk memperbaiki dan mempercepat layanan kesehatan.

Edi Damansyah menyatakan bahwa rumah sakit adalah pusat layanan kesehatan publik yang harus mematuhi standar pelayanan tertentu untuk meningkatkan kepuasan masyarakat.

Dengan komitmen untuk peningkatan berkelanjutan, RSUD Aji Muhammad Parikesit berupaya meningkatkan manajemen klinis dan administratif melalui inovasi dan teknologi informasi, yang akan membantu mencapai target kinerja dengan lebih efektif.

Edi juga menyoroti beberapa tantangan dalam mencapai indikator kinerja seperti Standar Pelayanan Minimal (SPM), Indikator Mutu Nasional (IMN), dan Indikator Mutu Prioritas (IMP). Oleh karena itu, SIPDokTer dihadirkan sebagai solusi untuk meningkatkan kinerja tenaga medis dan pencapaian indikator tersebut.

“Saya optimis bahwa dengan inovasi ini, kita akan melihat peningkatan dalam pencapaian indikator kinerja dan yang lebih penting lagi, peningkatan kepuasan masyarakat terhadap layanan rumah sakit,” ujar Edi.

Edi berharap bahwa SIPDokTer akan memicu perubahan budaya dan peningkatan kinerja dokter spesialis, yang akan membantu dalam pencapaian dan peningkatan SPM, INM, dan IMP, serta meningkatkan kepuasan masyarakat.

“Kami mengajak untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan pengguna aplikasi ini dan melakukan pemantauan berkala untuk memastikan aplikasi memberikan manfaat yang maksimal,” kata Edi.

Beliau menutup dengan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dalam memajukan kesehatan dan berharap kerjasama ini akan terus berkembang.

“Pembangunan kesehatan adalah investasi dalam pengembangan sumber daya manusia Kutai Kartanegara, yang merupakan aset terpenting dalam pembangunan,” tutup Edi. (KY/Adv/DiskominfoKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

86 − 81 =