AdvertorialDiskominfo KukarPemkab Kukar

Harga LPG 3 Kg di Kukar Kembali Stabil, Disperindag Intensifkan Pengawasan

×

Harga LPG 3 Kg di Kukar Kembali Stabil, Disperindag Intensifkan Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi gas melon. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong – Setelah sempat mengalami kenaikan akibat regulasi baru, harga gas LPG 3 kg atau gas melon di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini kembali stabil. Pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar memastikan distribusi gas melon berjalan sesuai ketentuan agar tidak terjadi kelangkaan.

Kepala Bidang Pemasaran Produk Dalam Negeri dan Pengendalian Barang Pokok Disperindag Kukar, Muhammad Bustani, mengungkapkan bahwa pengecer kini kembali diperbolehkan menjual LPG 3 kg setelah sebelumnya sempat dilarang.

“Kemarin itu ada aturan baru yang menyebabkan sedikit kenaikan harga. Tapi setelah ada revisi kebijakan, pengecer kembali diizinkan berjualan seperti sebelumnya, jadi sekarang kondisinya lebih stabil,” kata Bustani, Kamis (27/2/2025).

Disperindag Kukar terus melakukan pengawasan terhadap pendistribusian LPG bersubsidi agar tepat sasaran. Gas ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha kecil, sehingga tidak boleh digunakan oleh kelompok yang tidak berhak.

“Kami pantau terus, jangan sampai LPG bersubsidi jatuh ke tangan yang tidak berhak. Oleh karena itu, setiap pembelian di pangkalan harus menggunakan KTP,” ujarnya.

Harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kg di tingkat kabupaten ditetapkan sebesar Rp19.000 per tabung. Namun, harga di beberapa wilayah bisa sedikit lebih tinggi karena adanya biaya distribusi tambahan, terutama di daerah terpencil seperti Tabang.

“Untuk daerah yang jauh, tentu ada tambahan biaya distribusi. Kami pastikan harga tetap dalam batas wajar agar masyarakat tetap mendapatkan LPG dengan harga terjangkau,” jelasnya.

Disperindag Kukar mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi guna menghindari harga yang tidak sesuai. Dengan pengawasan ketat, diharapkan pasokan LPG tetap stabil dan tersedia bagi mereka yang membutuhkan. (Ky/Adv/DiskominfoKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 5 = 12