AdvertorialDiskominfo KukarPemkab Kukar

Embalut Dorong Peningkatan PADes dengan Kerja Sama Perusahaan Hauling

×

Embalut Dorong Peningkatan PADes dengan Kerja Sama Perusahaan Hauling

Sebarkan artikel ini
Kantor Desa Embalut. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong – Pemerintah Desa Embalut terus berinovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui berbagai potensi yang ada. Salah satu langkah yang kini ditempuh adalah menjalin kerja sama dengan perusahaan pengelola jalan hauling, yang dinilai memiliki dampak signifikan terhadap pemasukan desa.

Kepala Desa Embalut, Yahya, mengungkapkan bahwa sebelum adanya kerja sama ini, PADes masih bergantung pada sumber-sumber yang tidak terlalu besar. Namun, sejak perusahaan hauling mulai beroperasi dan desa mendapatkan hak kontribusi, pemasukan meningkat pesat. “Saat ini PAD desa sudah mencapai sekitar Rp1,2 miliar per tahun, dan kami menargetkan kenaikan hingga Rp2 miliar dalam beberapa tahun ke depan,” kata Yahya.

Selain mengandalkan kerja sama dengan perusahaan hauling, Pemdes Embalut juga berupaya mengembangkan sektor ekonomi lainnya, salah satunya melalui Pertades (Pertamina Desa). Namun, proyek ini mengalami kendala dalam proses perizinan yang berlangsung lebih dari dua tahun. “Kami menghadapi banyak tantangan, terutama dalam hal birokrasi yang cukup panjang. Ini menjadi hambatan bagi kami untuk segera merealisasikan potensi bisnis desa,” ujarnya.

Yahya menegaskan bahwa pencapaian target PAD sebesar Rp2 miliar menjadi salah satu prioritasnya selama menjabat. “Saya pernah menyampaikan kepada masyarakat, jika target ini tercapai, saya siap mundur sebagai Kepala Desa karena merasa sudah cukup berhasil dalam membangun ekonomi desa,” ungkapnya.

Dengan adanya peningkatan PAD, pemerintah desa berencana mempercepat pembangunan infrastruktur serta berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga dan mengurangi ketergantungan pada sektor ekonomi tertentu.

Ke depan, Pemdes Embalut akan terus mengeksplorasi peluang kerja sama lain yang dapat menambah pemasukan desa. “Kami ingin desa ini memiliki ekonomi yang lebih mandiri dan tidak bergantung hanya pada satu sumber pendapatan saja,” tutup Yahya. (Ky/Adv/DiskominfoKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − = 17