AdvertorialDiskominfo KukarPemkab Kukar

Masjid di Loa Janan Manfaatkan Lahan untuk Budidaya Cabai

×

Masjid di Loa Janan Manfaatkan Lahan untuk Budidaya Cabai

Sebarkan artikel ini
Camat Loa Janan, Hery Rusnadi. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong – Pemerintah Kecamatan Loa Janan terus menggencarkan program ketahanan pangan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kali ini, dua masjid di wilayah tersebut akan menerima bantuan bibit cabai dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemanfaatan lahan di area tempat ibadah untuk bercocok tanam.

Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, mengungkapkan bahwa selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid juga dapat menjadi pusat kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan adanya tanaman cabai di sekitar lingkungan masjid, jamaah dan warga sekitar bisa ikut berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan.

“Kami ingin mendorong pemanfaatan lahan kosong agar lebih produktif. Dengan begitu, hasil panen bisa digunakan untuk kebutuhan masyarakat sekitar dan bahkan dijual untuk menambah pemasukan masjid,” ujar Hery.

Hery menjelaskan bahwa bantuan bibit cabai ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pertanian pekarangan. Selain itu, program ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi tempat ibadah lain agar turut serta dalam upaya memperkuat ketahanan pangan lokal.

Menurutnya, jika lahan-lahan yang tidak dimanfaatkan dapat diubah menjadi kebun produktif, maka tidak hanya ketahanan pangan yang terjaga, tetapi juga hubungan sosial antarjamaah dan warga semakin erat. Dengan bekerja sama dalam menanam dan merawat tanaman, solidaritas di lingkungan masjid bisa semakin kuat.

“Kami berharap semakin banyak komunitas, baik itu di masjid, sekolah, maupun kelompok masyarakat lainnya, yang ikut serta dalam program ini. Jika semua elemen terlibat, manfaatnya tentu lebih luas,” tambahnya.

Pemerintah Kecamatan Loa Janan akan terus memberikan dukungan berupa pendampingan dan edukasi agar program ini berjalan berkelanjutan. Hery menegaskan bahwa pemanfaatan pekarangan sebagai lahan produktif merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pasar, terutama di tengah fluktuasi harga pangan yang kerap terjadi. (Ky/Adv/DiskominfoKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 + = 12