AdvertorialDPRD KALTIM

Maratua Dilirik Investor Asing, DPRD Kaltim Tekankan Kontribusi untuk PAD

×

Maratua Dilirik Investor Asing, DPRD Kaltim Tekankan Kontribusi untuk PAD

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kaltim asal Dapil Berau, Syarifatul Syadiah. (Foto: HM)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Keindahan Pulau Maratua di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, tak hanya menyentuh hati para wisatawan lokal, tetapi juga memikat perhatian dunia. Tak heran, destinasi eksotis ini kini menjadi incaran sejumlah investor asing yang ingin berinvestasi dan mengembangkan potensi wisata di kawasan tersebut.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, baru-baru ini mengungkapkan bahwa sejumlah investor internasional telah menunjukkan minat untuk berpartisipasi dalam pengembangan sektor pariwisata di Maratua. Bagi masyarakat setempat dan pihak berwenang, ini adalah angin segar yang membuka banyak peluang baru.

Namun, di balik antusiasme tersebut, ada suara yang mengingatkan akan pentingnya pengelolaan yang bijaksana. Syarifatul Syadiah, Anggota DPRD Kaltim yang berasal dari dapil Berau, menyambut positif potensi investasi ini.

Meski begitu, ia menekankan bahwa kehadiran investor harus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), agar tidak hanya keuntungan sepihak yang dirasakan.

“Selama ini memang sudah ada beberapa investor asing yang masuk, khususnya di Maratua. Keindahannya luar biasa, bahkan sudah diakui secara internasional,” ungkap Syarifatul saat ditemui awak media.

Beberapa investor, lanjutnya, telah menyewa pulau dan mengelolanya secara eksklusif. Mereka tidak hanya membangun fasilitas mewah, tetapi juga menjadikan Maratua sebagai tempat berkumpul para kolega internasional.

Namun, meski menyambut baik potensi tersebut, Syarifatul mengingatkan pentingnya komitmen dari para investor untuk mematuhi regulasi daerah yang berlaku.

Hal ini penting agar keberadaan mereka tidak hanya memberikan keuntungan pribadi, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian lokal, terutama dalam meningkatkan PAD.

“Kami tentu sangat mengapresiasi jika ada investor lain yang masuk. Tapi mereka juga harus patuh pada aturan yang berlaku dan memberikan kontribusi terhadap PAD,” ucapnya dengan tegas.

Pariwisata, menurut Syarifatul, memiliki efek berganda yang sangat signifikan terhadap perekonomian daerah. Kehadiran wisatawan dan investor dapat menggairahkan berbagai sektor usaha, mulai dari transportasi, penginapan, kuliner, hingga produk-produk lokal yang dapat dipasarkan lebih luas.

“Pariwisata itu punya multiplier effect. Semua sektor ikut bergerak, dan ini sangat baik untuk daerah kami. Makanya kami sambut baik, dan merasa bangga karena wisata Berau diminati hingga ke kancah internasional,” tutupnya dengan rasa bangga.

Pulau Maratua kini bukan hanya sebuah destinasi wisata alam, melainkan sebuah simbol dari potensi besar yang dimiliki Kabupaten Berau. Keindahannya yang mendunia diharapkan dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat lokal, selama pengelolaannya dapat mengutamakan kepentingan bersama. Kini, tantangan utama adalah bagaimana memastikan bahwa investasi yang masuk dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah tersebut. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 + 3 =