AdvertorialDPRD KALTIM

Komisi I DPRD Kaltim Turun Lapangan, Pastikan Isu Pencemaran di Perkebunan PT MPI

×

Komisi I DPRD Kaltim Turun Lapangan, Pastikan Isu Pencemaran di Perkebunan PT MPI

Sebarkan artikel ini
Suasana kunker Komisi I DPRD Kaltim bersama PT MPI. (Foto: Humas Sekretariat DPRD Kaltim)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Kutai Timur – Hiruk-pikuk aktivitas di areal perkebunan PT MPI Cipta Graha Vactory menjadi berbeda ketika rombongan Komisi I DPRD Kalimantan Timur hadir dengan satu misi penting: mengklarifikasi dugaan pencemaran lingkungan yang dilaporkan oleh warga Kecamatan Kaubun.

Kunjungan kerja yang dipimpin oleh Sekretaris Komisi I, Salehuddin, berlangsung di lokasi perusahaan pada Jumat siang, membuka dialog serius antara legislatif dan manajemen perusahaan.

Salehuddin menjelaskan, laporan masyarakat telah menimbulkan kekhawatiran, sehingga DPRD merasa perlu turun langsung ke lapangan untuk menelisik fakta di balik tudingan tersebut.

“Kami ingin memastikan sejauh mana dampak pencemaran ini dan bagaimana respons dari pihak perusahaan,” ujarnya.

Manajemen PT MPI mengakui bahwa memang terjadi tumpahan minyak, namun ditekankan bahwa insiden itu hanya terjadi di dalam area perusahaan dan tidak menyebar ke wilayah masyarakat.

“Pencemaran memang ada, tapi tidak masif dan masih terkonsentrasi di area perkebunan. Perusahaan sudah responsif dengan melakukan treatment agar dampaknya tidak meluas,” jelas Salehuddin.

Untuk memperkuat klaim tersebut, PT MPI menggandeng PT Mutu Agung Lestari Tbk, sebuah lembaga uji laboratorium terpercaya, untuk melakukan analisis kualitas lingkungan. Hasilnya menunjukkan bahwa kadar pencemaran masih sesuai dengan ambang batas baku mutu yang ditetapkan.

Salehuddin menambahkan, penting bagi semua pihak untuk terus memantau dan menindaklanjuti masalah ini agar tidak berulang dan tidak menimbulkan konflik di masyarakat.

“Kami berharap ke depan tidak ada lagi laporan serupa. Tindak lanjut ini penting agar persoalan tidak berlarut dan dapat dicegah sebelum menjadi masalah besar,” ujarnya penuh harap.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata perhatian DPRD Kaltim dalam menjaga keseimbangan antara perkembangan industri dan kelestarian lingkungan, demi terciptanya harmoni antara perusahaan dan masyarakat sekitar. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

62 − 53 =