AdvertorialDPRD KALTIM

Menembus Isolasi, DPRD Kaltim Tinjau Pembangunan Jalan Tering-Ujoh Bilang I dan II

×

Menembus Isolasi, DPRD Kaltim Tinjau Pembangunan Jalan Tering-Ujoh Bilang I dan II

Sebarkan artikel ini
DPRD Kaltim monitoring pembangunan jalan Tering-Ujoh Bilang I dan II. (Foto : Humas Sekretariat DPRD Kaltim)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Kutai Barat – Kabut tipis masih menggantung di antara pepohonan lebat Kalimantan saat rombongan kecil kendaraan melintasi jalan tanah yang belum sepenuhnya rata.

Selasa (20/5/2025), bukan sekadar perjalanan biasa bagi Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel. Bersama sejumlah koleganya dan perwakilan dari Dinas PUPR-PERA dan Dinas Perhubungan, Ekti melakukan monitoring pembangunan Jalan Penghubung Tering–Ujoh Bilang, salah satu urat nadi yang diharapkan bisa membuka isolasi antara Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

“Perjalanan hari ini luar biasa,” kata Ekti, saat berhenti sejenak di titik pembangunan. Ia menyapu pandang ke arah jalan yang masih berdebu namun perlahan mulai membentuk wujud: jalan penghubung dua wilayah yang selama ini terpisah medan berat dan waktu tempuh berjam-jam.

Ruas jalan yang ditinjau, yakni Segmen I dan II, masing-masing sepanjang 4 kilometer, masuk dalam proyek prioritas yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024. Pengerjaan telah dimulai, dan tahun depan pembangunan akan berlanjut dengan sistem tender.

“Kita harap, kontraktor yang menang nanti benar-benar profesional dan bertanggung jawab. Ini proyek strategis yang harus selesai tepat waktu,” tegas Ekti.

Bagi Ekti, jalan ini lebih dari sekadar infrastruktur fisik. Ia melihatnya sebagai simbol harapan warga Mahulu yang selama ini hidup dalam keterbatasan akses.

Dengan selesainya proyek ini, diharapkan distribusi logistik menjadi lebih efisien, pelayanan publik makin merata, dan mobilitas warga semakin lancar.

Target penyelesaian jalan penghubung Kubar–Mahulu ini mengacu pada visi Gubernur Kaltim yang menargetkan rampung pada 2028–2029. Sebuah tenggat waktu yang realistis, namun tetap membutuhkan pengawasan dan komitmen penuh dari semua pihak.

“Sebagai wakil rakyat, saya berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan infrastruktur seperti ini. Jalan adalah pembuka kesejahteraan, dan kita harus pastikan itu terwujud,” ujar politisi Partai Gerindra tersebut.

Di balik suara mesin dan debu proyek yang beterbangan, ada harapan yang tumbuh—bahwa suatu hari nanti, perjalanan dari Tering ke Ujoh Bilang tak lagi ditempuh dengan susah payah, melainkan dengan kecepatan dan kenyamanan, menandai kemajuan nyata bagi masyarakat pedalaman Kalimantan Timur. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 79 = 89