AdvertorialDiskominfo KukarPemkab Kukar

Pabrik Rumput Laut Muara Badak Diharapkan Jadi Magnet Bagi Pemuda Terjun ke Agrikultur

×

Pabrik Rumput Laut Muara Badak Diharapkan Jadi Magnet Bagi Pemuda Terjun ke Agrikultur

Sebarkan artikel ini
Pabrik Rumput Laut Muara Badak. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong — Pembangunan pabrik pengolahan rumput laut di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan nilai jual komoditas pesisir. Proyek ini juga diharapkan bisa memantik semangat generasi muda untuk terjun ke sektor agrikultur, khususnya bidang kelautan dan perikanan.

Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah, menegaskan bahwa pembangunan pabrik ini membawa pesan strategis agar pemuda tidak hanya berorientasi mencari kerja di kota, tapi juga membangun ekonomi dari daerah sendiri. “Keberadaan pabrik ini memberikan motivasi kepada para pemuda, jadi tidak berpikir kerja di tempat lain. Karena kita dirikan pabrik ini agar anak-anak muda kita termotivasi,” katanya.

Sayid menjelaskan bahwa sektor agrikultur perlu direvitalisasi sebagai sektor yang menjanjikan. Rumput laut, sebagai salah satu komoditas unggulan Kukar, memiliki siklus tanam cepat sekitar 45 hari dan mampu memberikan penghasilan tetap jika dikelola secara serius.

“Ini potensi besar. Kita ingin pemuda Kukar melihat bahwa ada peluang yang bisa digarap serius di daerah sendiri,” ujar Sayid.

Disperindag juga berharap dukungan dari pemerintah daerah agar pemuda yang tertarik bisa mendapatkan pelatihan, akses permodalan, dan kemudahan akses terhadap pasar. Dengan demikian, sektor ini akan menjadi ruang yang ramah bagi generasi muda.

Sayid menambahkan, sektor agrikultur bukanlah sektor rendahan. Di negara-negara seperti Tiongkok, bidang ini menjadi tulang punggung perekonomian yang digeluti generasi muda.

Dengan kehadiran pabrik dan dukungan yang memadai, Disperindag yakin pemuda Kukar akan mulai melihat sektor ini sebagai peluang bisnis jangka panjang. Pemerintah berharap model seperti ini bisa menjadi solusi nyata dalam mengurangi pengangguran dan memperkuat ekonomi lokal berbasis sumber daya alam daerah. (Ky/Adv/DiskominfoKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

96 − = 87