AdvertorialDiskominfo KukarPemkab Kukar

UMKM Kukar Terus Didampingi Usai Pelatihan Digital, Strategi Dipastikan Berjalan

×

UMKM Kukar Terus Didampingi Usai Pelatihan Digital, Strategi Dipastikan Berjalan

Sebarkan artikel ini
Plt Kepala Diskop UKM Kukar, Thaufiq Zulfian Noor. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong — Dinas Koperasi dan UKM Kutai Kartanegara (Diskop UKM Kukar) terus menunjukkan komitmennya dalam mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program digitalisasi. Setelah mengikuti pelatihan pemasaran digital, UMKM kini mendapatkan pendampingan agar implementasi strategi berjalan optimal.

Plt Kepala Diskop UKM Kukar, Thaufiq Zulfian Noor, menyatakan bahwa keberhasilan pelatihan bergantung pada pendampingan yang konsisten.

“Pelatihan ini bukan sekadar teori, tetapi ada pendampingan berkelanjutan. Kami ingin UMKM bisa langsung mengimplementasikan strategi digital yang mereka pelajari,” jelasnya.

Melalui program ini, pelaku usaha mendapatkan pendampingan dalam mengembangkan konten promosi, mengatur tampilan toko online, hingga menyusun strategi digital berbasis data. Para fasilitator juga membantu membaca tren konsumen dan mengelola interaksi di media sosial secara aktif.

Diskop UKM Kukar menilai bahwa pendampingan sangat penting untuk memastikan pelaku usaha benar-benar memahami aplikasi strategi digital dan tidak hanya berhenti di tataran wacana. Tujuannya adalah mendorong perubahan nyata dalam pola pengelolaan bisnis.

“Program ini kami siapkan agar UMKM benar-benar siap bersaing, bukan hanya secara produk, tapi juga dalam strategi pemasarannya,” tambah Thaufiq.

Pendampingan dilakukan secara personal dan bertahap, dengan monitoring langsung dari tim fasilitator. Program ini menyasar pelaku UMKM yang telah mengikuti pelatihan digital sebelumnya.

Dengan pendekatan ini, Diskop UKM Kukar berharap pelaku UMKM mampu melakukan adaptasi digital secara mandiri. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur ekonomi lokal yang berbasis teknologi.

Program pendampingan ini diharapkan dapat menciptakan pelaku usaha yang tidak hanya bertahan di pasar lokal, tapi juga siap memasuki pasar digital yang lebih luas. (Ky/Adv/DiskominfoKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 2 = 7