AdvertorialPemkot Samarinda

Penghargaan ASN dan Non ASN Jadi Langkah Strategis Pemkot Samarinda Dorong Reformasi Birokrasi

×

Penghargaan ASN dan Non ASN Jadi Langkah Strategis Pemkot Samarinda Dorong Reformasi Birokrasi

Sebarkan artikel ini
Foto bersama di pemberian penghargaan ASN–Non ASN 2025 oleh Pemkot Samarinda. (Foto : Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong profesionalisme dan reformasi birokrasi melalui ajang ASN/Non ASN Awards 2025, yang digelar bersamaan dengan acara halal bihalal di GOR Segiri, pada Kamis (17/04/2025).

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi momen silaturahmi pasca-Ramadan 1446 H, tetapi juga merupakan upaya nyata dalam menumbuhkan budaya kerja kompetitif, berintegritas, dan berorientasi pada hasil di lingkungan birokrasi.

Penganugerahan ini diberikan kepada aparatur sipil negara dan tenaga non-ASN yang dinilai memiliki kontribusi signifikan terhadap kinerja pemerintahan dan pelayanan publik.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkup Pemkot Samarinda.

“Kita sedang mendorong tata kelola pemerintahan yang modern dan adaptif. ASN dan Non ASN yang berprestasi adalah pilar penting dalam mewujudkan visi itu,” tegasnya.

Seleksi penerima penghargaan dilakukan secara ketat dan objektif, dengan melibatkan akademisi dan praktisi dari berbagai lembaga independen. Penilaian mengacu pada indikator kinerja, kedisiplinan, inovasi, serta dampak nyata terhadap unit kerja masing-masing.

Proses ini merujuk pada Peraturan Wali Kota Samarinda Nomor 57 Tahun 2022 tentang pemberian penghargaan kepada aparatur berprestasi.

Andi Harun juga menambahkan bahwa ASN dan Non ASN saat ini tidak lagi cukup hanya hadir dan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi. “Kita butuh SDM yang bisa berpikir solutif, proaktif, dan mau terus belajar,” ujarnya.

Acara tersebut juga diisi tausiyah oleh Ustaz Mansyur, yang menekankan pentingnya integritas dan niat tulus dalam bekerja. Ia mengingatkan bahwa setiap peran dalam birokrasi, sekecil apa pun, bisa menjadi ibadah jika dijalankan dengan niat yang benar.

Dengan digelarnya penghargaan ini, Pemkot Samarinda berharap dapat menanamkan budaya kerja yang profesional dan berorientasi kinerja, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi nasional. Penghargaan bukan sekadar simbol, tapi menjadi instrumen pembentuk etos kerja dan motivasi jangka panjang bagi aparatur. (Adv/RM)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

86 − = 78