UpdateNusantara.id, SAMARINDA – Pengembangan Teras Samarinda di sepanjang Sungai Mahakam diharapkan mampu menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih luas, tidak hanya menjadi ruang publik bagi warga. Rencana memperpanjang kawasan hingga Tempekong dengan menghadirkan hotel dan pertokoan dinilai dapat memperkuat sektor perdagangan sekaligus meningkatkan potensi wisata di Samarinda.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Romadhony Putra Pratama, mengatakan kawasan tepian Mahakam memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai ruang yang menggabungkan fungsi rekreasi dan kegiatan ekonomi.
Menurutnya, pembangunan perlu diarahkan agar keberadaan fasilitas baru turut memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Ia menilai, penambahan fasilitas komersial di kawasan Teras Samarinda dapat menciptakan daya tarik tambahan bagi pengunjung. Apabila rencana pengembangan hingga Tempekong terealisasi, aktivitas perdagangan dan jasa berpotensi tumbuh seiring meningkatnya kunjungan ke kawasan tersebut.
Romadhony menekankan, pengembangan kawasan perlu dirancang dengan mempertimbangkan manfaat jangka panjang. Infrastruktur yang dibangun tidak hanya ditujukan untuk memperindah tepian sungai, tetapi juga harus mampu mendukung kegiatan ekonomi yang berkelanjutan.
Menurutnya, Sungai Mahakam mempunyai nilai penting dalam perjalanan sejarah dan pembentukan identitas Samarinda. Potensi tersebut dapat menjadi modal untuk mengembangkan kawasan tepian sungai sebagai salah satu tujuan masyarakat, baik untuk berwisata maupun melakukan aktivitas lainnya.
Ia berpandangan, ruang publik seperti Teras Samarinda dapat memberikan dampak ekonomi ketika didukung fasilitas yang memadai dan pengelolaan yang tepat. Kehadiran pengunjung berpotensi menciptakan permintaan terhadap berbagai produk dan layanan, sehingga membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk berkembang.
“Kalau fasilitasnya semakin lengkap dan orang yang datang semakin banyak, tentu ada peluang bagi usaha masyarakat untuk ikut tumbuh. Pergerakan pengunjung bisa memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di sekitar kawasan,” ujar Romadhony.
Ia menambahkan, pengembangan tepian Mahakam perlu tetap menjadikan sungai sebagai unsur utama dalam perencanaan kawasan. Karakter tersebut dinilai menjadi pembeda yang dapat memperkuat daya tarik Samarinda sekaligus mendukung pengembangan pariwisata perkotaan.
Romadhony berharap, pembangunan Teras Samarinda tidak hanya menghasilkan kawasan yang ramai dikunjungi, tetapi juga mampu menciptakan hubungan antara kegiatan wisata, ruang interaksi masyarakat, dan peluang usaha.
Dengan rencana pengembangan hingga Tempekong, ia optimistis kawasan tepian Mahakam memiliki kesempatan untuk berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian kota. Karena itu, pengembangan fasilitas dan penataan kawasan perlu diarahkan agar potensi wisata yang dimiliki Samarinda dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Bagi saya, menjadikan Mahakam sebagai bagian penting dari pembangunan kota merupakan pilihan yang tepat. Sungai ini punya karakter kuat yang bisa menjadi dasar pengembangan Samarinda ke depan,” pungkasnya. (MRD/Adv/DPRDSamarinda)















