AdvertorialDPRD Samarinda

Laila Minta Pertamina Sanksi SPBU Nakal

×

Laila Minta Pertamina Sanksi SPBU Nakal

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kini terlihat ramai dipadati antrean kendaraan, untuk mendapatkann Bahan Bakar Minyak (BBM). Namun setelah ditelusuri rupanya banyak juga kendaraan pengetap yang ikut mengantre di SPBU.

Hal ini pun kembali menjadi masukan dari Anggota Komisi II DPRD Samarinda Laila Fatihah. Dalam penyampaiannya, selama ini sudah banyak aduan ia sampaikan ke pihak Pertamina, yang ditunjuk sebagai distributor resmi untuk menjual BBM secara legal.

“Tapi Pertamina kurang action untuk menindak, baru di SPBU Palaran yang ditindaklanjuti,” ujar Laila Rabu (22/11/2023).

Politikus Partai Persatuan Pembangunan ini mengatakan, dirinya sering melaporkan beberapa bukti adanya kendaraan pengetap yang sudah memodifikasi tankinya. Namun seakan dibiarkan begitu saja oleh petugas SPBU.

“Padahal itu sudah jadi rahasia umum, tapi kenapa tidak ditindak kan itu sudah ilegal,” jelasnya.

Dirinya mengingatkan kembali sudah ada beberapa kejadian yang merugikan masyarakat sekitar, terutama dengan keberadaan para pengetap termasuk yang menjualnya dalam bentuk pertamini. Bahkan ada juga harus meregang nyawa akibat penjualan BBM ilegal.

“Sekarang SPBU Palaran sudah ada yang dikenakan SP (Surat Peringatan), terus yang lain bagaimana. Saya sering memberikan bukti video dan lainnya tapi tidak ada juga actionnya,” demikian Laila. (FK/Adv/DPRDSamarinda)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

39 + = 45