AdvertorialDPRD KALTIM

Hari Jadi Kota Samarinda Ke-356, Perwakilan DPRD Kaltim Hadiri Paripurna DPRD Kota Samarinda

×

Hari Jadi Kota Samarinda Ke-356, Perwakilan DPRD Kaltim Hadiri Paripurna DPRD Kota Samarinda

Sebarkan artikel ini
Perwakilan DPRD Kaltim, Rusman Ya’qub (paling kanan, dasi hijau) saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Perwakilan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) turut menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda masa sidang I Tahun 2024 dengan agenda Hari Jadi Kota Samarinda ke-356, Senin (22/1/2024).

Wakili kehadiran Ketua DPRD Kaltim, Rusman Ya’qub, didampingi sejumlah anggota DPRD Kaltim daerah pemilihan Samarinda, yakni Puji Setyowati, Agus Suwandi, dan Saefuddin Zuhri.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sugiono dan dihadiri pula oleh Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, dan Walikota Samarinda Andi Harun.

Anggota DPRD Kaltim Rusman Ya’qub mengakui Samarinda telah banyak mengalami perubahan dan kemajuan positif khususnya di bidang pembangunan.

“Banyak capaian-capaian baru yang kita lihat, problem-problem kota sudah banyak yang mulai teratasi dengan baik,” bebernya.

Meskipun demikian, tantangan Kota Samarinda semakin kompleks sehingga diperlukan kerja kolaboratif seluruh elemen masyarakat untuk mengatasi persoalan tersebut.

Pihaknya juga akan mendorong Pemerintah Kota  (Pemkot) Samarinda untuk lebih aktif menggerakkan masyarakat agar terlibat dalam menyelesaikan problematika pembangunan dalam arti luas.

Hal ini disampaikan Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini seiring dinamika pembangunan yang menghantarjan Samarinda menuju Kota Metropolitan.

“Indikatornya, kalau diperhatikan Kota ini (Samarinda.red) tidak pernah tidur. Aktifitas setiap jam sudah luar biasa, ditambah seiring dengan keberadaan IKN,” paparnya.

Lebih lanjut, Rusman menuturkan keberadaan IKN tentu memberikan dampak yang besar sehingga menambah persoalan Samarinda menjadi semakin komplek.

Ia menjelaskan, salah satu dampaknya adalah dari segi eko sosial baru yang sebelumnya dinilai belum ditemukan di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Oleh sebab itu perlu ada program serius dari pemerintah untuk antisipasi persoalan tersebut.

Rusman mengatakan, solusi dari hal tersebut diantaranya dengan melakukan deteksi dini problem-problem sosial yang diperkirakan  nantinya akan muncul kedepan. Memiliki slogan “Kota Beradap”, Samarinda sudah saatnya menyiapkan kriteria-kriteria dan berbagai persyaratannya sudah harus dipersiapkan sejak dini.

“Dibuat kerangkanya, dibangun secara bertahap dan perlahan. Saya yakin kalau semua berkolaborasi bersama membangun dan menata kota ini, pasti akan menjadi titik baru yang melahirkan kota peradaban yang tidak hanya sloganistik tetapi melahirkan masyarakat yang benar-benar memiliki karakter, berbudaya, dan beradap,” tutupnya. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 63 = 69