AdvertorialDPRD Samarinda

Teras Samarinda II Perlu Pemeliharaan Berkelanjutan, Bukan Sekadar Pembangunan

×

Teras Samarinda II Perlu Pemeliharaan Berkelanjutan, Bukan Sekadar Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari. (Foto : MRD)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, SAMARINDA – Keberlanjutan Teras Samarinda II tidak cukup bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan pemeliharaan fasilitas dan penyelesaian pekerjaan yang masih tersisa. Pemerintah Kota Samarinda bersama masyarakat dinilai perlu memastikan kawasan tersebut tetap nyaman, bersih, dan berfungsi dengan baik setelah dibuka untuk umum.

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, mengatakan keberadaan Teras Samarinda II memiliki potensi untuk memperluas ruang interaksi masyarakat sekaligus menjadi daya tarik baru bagi Kota Tepian. Namun, potensi itu perlu didukung pengelolaan yang berkelanjutan agar fasilitas yang tersedia tidak terbengkalai setelah pembangunan selesai.

Menurut Celni, kawasan yang sudah dapat dikunjungi masyarakat tetap membutuhkan perhatian dari pemerintah. Pemeriksaan berkala dan perbaikan fasilitas harus dilakukan untuk menjaga kualitas ruang publik tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan fasilitas secara tidak bertanggung jawab dapat memicu kerusakan maupun kehilangan aset. Kondisi itu berisiko menimbulkan pekerjaan tambahan dan kebutuhan biaya untuk mengganti atau memperbaiki sarana yang rusak.

Karena itu, Celni meminta masyarakat ikut berperan dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun menggunakan anggaran publik. Kesadaran pengunjung dinilai penting agar sarana yang tersedia dapat digunakan secara maksimal oleh banyak orang.

“Ruang publik yang sudah disediakan harus diperlakukan dengan baik. Kalau ada fasilitas yang rusak atau hilang, tentu perlu ada penanganan lagi. Peran masyarakat untuk menjaga fasilitas juga sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Celni menambahkan, Teras Samarinda berpeluang menjadi salah satu tujuan masyarakat dari luar daerah. Letaknya di kawasan tepian Sungai Mahakam dapat menjadi nilai tambah bagi kota, selama lingkungan dan fasilitasnya dikelola secara optimal.

Ia menilai, keberhasilan sebuah kawasan publik tidak hanya diukur dari tampilan saat pertama kali dibuka. Kenyamanan pengunjung, kebersihan lingkungan, serta kondisi sarana yang tetap berfungsi menjadi hal penting untuk mempertahankan daya tariknya.

Di samping pemeliharaan, Celni turut menyoroti pekerjaan pembangunan Teras Samarinda II Segmen I yang masih berjalan. Ia berharap proses tersebut segera dituntaskan agar tahapan serah terima kepada Pemerintah Kota Samarinda dapat dilanjutkan.

Menurutnya, kejelasan penyelesaian pekerjaan dan serah terima diperlukan agar tanggung jawab pengelolaan kawasan dapat berjalan sebagaimana mestinya. Dengan begitu, fasilitas yang tersedia bisa dimanfaatkan masyarakat tanpa mengabaikan aspek pemeliharaan.

Celni berharap pengembangan Teras Samarinda II tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur, melainkan dilanjutkan dengan pengelolaan yang konsisten. Pemerintah diharapkan memastikan seluruh fasilitas tetap layak digunakan, sementara masyarakat turut menjaga kebersihan dan tidak merusak sarana yang ada.

“Tujuan membangun fasilitas publik adalah memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, setelah dibangun, kondisinya harus terus dijaga supaya bisa digunakan dalam waktu yang panjang,” pungkasnya. (MRD/Adv/DPRDSamarinda)

Example 120x600