AdvertorialDiskominfo KukarPemkab Kukar

Kendala Pengelolaan Sampah, Kecamatan Tenggarong Seberang Usulkan TPS Sementara

×

Kendala Pengelolaan Sampah, Kecamatan Tenggarong Seberang Usulkan TPS Sementara

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Tempat Pembuangan Sampah. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong – Persoalan pengelolaan sampah di Kecamatan Tenggarong Seberang masih menjadi tantangan, terutama terkait ketersediaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) permanen. Hingga kini, pembangunan TPS masih terkendala izin lingkungan dan kajian Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) yang belum selesai.

Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono, menyatakan bahwa pihaknya tengah mencari solusi alternatif agar pengelolaan sampah di tingkat desa tetap berjalan dengan baik.

“Salah satu solusi yang kami upayakan adalah pengadaan alat pembakaran sampah di tingkat desa. Ini bisa menjadi langkah sementara sebelum pembangunan TPS permanen dapat direalisasikan,” kata Tego.

Pihaknya telah melakukan kajian terkait teknologi pembakaran sampah yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Namun, harga alat yang bervariasi masih menjadi kendala dalam pengadaan.

“Kami sudah memeriksa beberapa opsi alat pembakar sampah yang tersedia di e-katalog, tetapi harganya cukup bervariasi. Kami masih menyesuaikan dengan anggaran yang ada,” ujarnya.

Sambil menunggu kepastian pembangunan TPS permanen, pemerintah kecamatan telah mengusulkan pembuatan TPS sementara kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Jika TPS sementara bisa segera direalisasikan, maka ini bisa menjadi solusi awal sebelum adanya TPS permanen,” tambahnya.

Pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang juga terus mendorong kesadaran masyarakat untuk memilah dan mendaur ulang sampah sejak dari rumah.

“Kami mengajak warga agar lebih sadar akan pentingnya pengelolaan sampah. Tidak hanya bergantung pada TPS, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi limbah,” jelasnya.

Ke depan, Kecamatan Tenggarong Seberang berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah dan pusat untuk mempercepat penyelesaian kendala pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

“Kami butuh solusi konkret dan berkelanjutan agar pengelolaan sampah dapat berjalan lebih baik,” pungkasnya. (Ky/Adv/DiskominfoKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

85 + = 91