AdvertorialDPRD KALTIM

Nurhadi Minta Perketat Pengamanan dalam Pengerjaan Proyek Pemecah Ombak Pantai Balikpapan

×

Nurhadi Minta Perketat Pengamanan dalam Pengerjaan Proyek Pemecah Ombak Pantai Balikpapan

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim, Nurhadi Saputra. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Proyek pembangunan pemecah ombak di Pantai Balikpapan, yang sedang berlangsung, proyek ini mendapatkan sorotan tajam dari Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilam Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Nurhadi Saputra.

Dalam sebuah kunjungan lapangan baru-baru ini, Nurhadi menilai bahwa pelaksana proyek kurang memperhatikan aspek keselamatan, yang berpotensi menimbulkan risiko bagi pengunjung pantai, terutama saat kawasan tersebut dipenuhi wisatawan.

“Pembangunan pemecah ombak ini saya sayangkan sebagai wakil rakyat. Saat proyek berjalan, tidak ada persiapan dari tim pekerja untuk menyelesaikan masalah seperti ini, termasuk langkah penyelamatan,” ujar Nurhadi dengan nada kecewa.

Nurhadi menyampaikan bahwa pelaksana proyek tampaknya lebih terfokus pada pengerjaan fisik dan kurang memperhitungkan faktor keselamatan yang seharusnya menjadi prioritas utama. Kondisi ini, menurutnya, berisiko tinggi terutama ketika pantai dipadati wisatawan, seperti yang sering terjadi pada akhir pekan.

“Saat pantai ramai, banyak pengunjung yang tidak terbiasa dengan kondisi sekitar, dan ini membutuhkan pengawasan ekstra,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa pengunjung yang datang umumnya tidak familiar dengan karakteristik pantai, sehingga penting untuk ada langkah-langkah antisipatif yang bisa mengurangi potensi kecelakaan.

Menanggapi hal tersebut, Nurhadi mengimbau agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan lebih proaktif dalam menyiapkan pengamanan di sekitar proyek, terutama pada waktu-waktu puncak kunjungan wisatawan.

“Peringatan untuk BPBD Balikpapan, mereka harus siap dengan segala kemungkinan, terutama saat banyak pengunjung datang. Harus ada pengawasan yang lebih ketat,” tegasnya.

Selain itu, Nurhadi juga mendorong keterlibatan Palang Merah Indonesia (PMI) dan relawan dalam memperkuat kesiapsiagaan di kawasan pantai. Ia percaya bahwa sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat sangat penting untuk menjamin keselamatan pengunjung.

“Peran relawan sangat penting, dan mereka harus dilibatkan secara maksimal untuk mendukung upaya pengamanan di lapangan,” jelas Nurhadi.

Sebagai langkah konkret, Nurhadi berharap Pemerintah Kota Balikpapan dapat segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memperkuat pengamanan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Hal ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kecelakaan dan memastikan proyek pembangunan pemecah ombak ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi fisik, tetapi juga menjaga keselamatan para pengunjung. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

39 − 36 =