AdvertorialDPRD KALTIM

DPRD Kaltim Dukung Usulan Peningkatan Anggaran Pendidikan untuk Pemerataan

×

DPRD Kaltim Dukung Usulan Peningkatan Anggaran Pendidikan untuk Pemerataan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Upaya untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Kalimantan Timur (Kaltim) terus digemcarkan. Wakil Gubernur Seno Aji menggulirkan usulan yang cukup signifikan, peningkatan anggaran pendidikan.

Usulan ini tidak hanya mendapatkan perhatian serius, tetapi juga dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk anggota Komisi IV Dewan Perwakilam Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Fuad Fakhruddin.

Baginya, ini adalah langkah yang sangat diperlukan untuk memastikan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kaltim, terutama di daerah pelosok yang selama ini terabaikan.

Fuad Fakhruddin menyatakan bahwa meskipun Kaltim memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang cukup besar, bahkan menempati peringkat kelima secara nasional, pembagian anggaran yang lebih besar untuk sektor pendidikan tetap menjadi hal yang sangat wajar.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan anggaran yang cukup besar tersebut harus mampu menyentuh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.

“Sudah sering kita dengar bahwa Kaltim memiliki APBD yang besar, bahkan masuk peringkat kelima secara nasional. Maka wajar kalau anggaran pendidikan ditingkatkan. Saya sangat setuju,” ungkap Fuad dengan penuh keyakinan.

Namun, Fuad juga mengingatkan bahwa meskipun alokasi anggaran pendidikan sudah mencapai 20 persen, sesuai dengan ketentuan dalam undang-undang, masih banyak sekolah di daerah Kaltim yang belum merasakan dampak dari peningkatan tersebut.

Di wilayah pedalaman seperti Kutai Barat dan Mahakam Ulu, banyak sekolah yang masih minim fasilitas dan perbaikan infrastruktur. Hal ini, menurutnya, harus segera mendapatkan perhatian lebih.

“Kalau di kota-kota besar, kondisi pendidikan masih cukup baik. Namun, bagaimana dengan sekolah-sekolah di daerah pelosok yang sangat membutuhkan perhatian? Ini yang dimaksud Pak Seno Aji, agar anggaran pendidikan bisa lebih menyentuh aspek perbaikan infrastruktur dan pemerataan fasilitas,” jelas Fuad.

Fuad juga menilai bahwa kepemimpinan Gubernur Kaltim saat ini, yang dianggap lebih terbuka terhadap aspirasi masyarakat, memberikan harapan baru dalam merealisasikan usulan ini.

Ia berharap pemerintah daerah dapat mendengarkan keluhan dan kebutuhan yang datang dari masyarakat bawah, yang selama ini seringkali terabaikan.

“Ini langkah yang positif. Harapan kami, pemerintah daerah benar-benar mendengarkan keluhan dan kebutuhan dari bawah. Pendidikan harus menjadi prioritas untuk mencetak generasi masa depan yang unggul,” kata Fuad.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, langkah ini membuka peluang bagi Kaltim untuk memajukan kualitas pendidikan yang lebih merata, tidak hanya di perkotaan, tetapi juga di daerah-daerah terpencil. Sebuah langkah kecil yang diharapkan bisa membawa perubahan besar bagi generasi muda Kaltim di masa depan. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + 2 =