UpdateNusantara.id, Tenggarong — Pemerintah Desa Loa Raya terus berupaya meningkatkan kualitas sektor pertanian melalui program modernisasi. Salah satu langkah utamanya adalah pengadaan alat pertanian modern dan peningkatan kualitas bibit.
Kepala Desa Martin menyebut bahwa sebagian besar petani masih mengandalkan peralatan manual, sehingga hasil panen belum optimal.
“Kami ingin petani bisa bekerja lebih cepat dan efisien. Karena itu, traktor dan mesin perontok jadi prioritas utama,” ujarnya.
Proposal bantuan alsintan telah dikirim ke Dinas Pertanian Kukar dan ditanggapi positif. Desa kini tinggal menunggu kepastian anggaran pada 2025.
Selain alat, pemerintah desa juga telah menyalurkan bibit unggul dan pupuk bagi kelompok tani sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan.
Martin menekankan bahwa pertanian modern bukan sekadar soal teknologi, tetapi juga pola pikir petani yang harus adaptif terhadap perubahan zaman.
“Kami terus dorong petani untuk mau berubah dan belajar teknologi baru. Karena pertanian ke depan butuh inovasi,” katanya.
Ia berharap dengan percepatan modernisasi, pertanian bisa menjadi penopang utama ekonomi desa.
“Kalau petani sejahtera, desa pasti ikut maju,” tutup Martin. (Ky/Adv/DiskominfoKukar)















