AdvertorialDPRD KALTIM

”Gratis Pol”, Kaltim Memulai Lompatan Besar Menuju Pelayanan Gratis yang Inklusif

×

”Gratis Pol”, Kaltim Memulai Lompatan Besar Menuju Pelayanan Gratis yang Inklusif

Sebarkan artikel ini
Peluncuran Program Unggulan “Gratispol Menuju Generasi Emas” pada (21/4/2025) di Plenary Hall GOR Kadrie Oening Sempaja, Samarinda. (Foto: Humas Sekretariat DPRD Kaltim)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Senin, 21 April 2025, menjadi hari bersejarah bagi Kalimantan Timur. Dalam sebuah acara meriah di Plenary Hall GOR Kadrie Oening Sempaja, Samarinda, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud meluncurkan program unggulan yang bertajuk “Gratispol Menuju Generasi Emas.”

Program ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memberikan layanan dasar secara gratis dan inklusif kepada masyarakat, sekaligus mendorong kemajuan daerah menuju masa depan yang lebih cerah.

Peluncuran ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Wakil Ketua I Ekti Imanuel, Wakil Ketua II Ananda Emira Moeis, Wakil Ketua III Yenni Eviliana, serta anggota DPRD lainnya.

Acara dimulai dengan penuh semangat, diwarnai oleh pertunjukan kolaborasi tari antara siswa SLB dan seniman dari Taman Budaya, yang memukau para hadirin.

Program “Gratispol” yang diluncurkan mencakup enam layanan utama yang diharapkan dapat merubah wajah pelayanan publik di Kaltim:

– Umrah dan Ibadah Marbot/Penjaga Rumah Ibadah Gratis

– Pendidikan Gratis (SMA/SMK/SLB, D-3, S-1, S-2, S-3)

– Seragam Sekolah Gratis

– Layanan Kesehatan Bermutu Gratis

– Internet Desa Gratis

– Biaya Administrasi Rumah Gratis

Simbolisasi dari program ini dilakukan dengan penyerahan bantuan seragam sekolah dan tas kepada siswa, serta pemberian internet gratis kepada lima kepala desa yang hadir dalam acara tersebut.

Tak kalah penting, penandatanganan kesepakatan dengan 53 perguruan tinggi di Kaltim serta perjanjian kerja sama layanan kesehatan dengan BPJS turut menandai komitmen jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, yang hadir dalam acara ini memberikan apresiasi tinggi terhadap program “Gratispol.”

Ia juga mengusulkan agar program ini diangkat menjadi peraturan daerah (Perda), sehingga dapat menjadi program daerah yang resmi dan berkelanjutan.

“Kalau ini dibuat perdanya, maka tidak hanya menjadi inisiatif pemerintah, tapi juga menjadi program resmi daerah. Jadi tanggung jawabnya bisa bersama,” ujar Hamas.

Gubernur Rudy Mas’ud, dalam sambutannya, menegaskan bahwa “Gratispol” adalah simbol transformasi besar dalam pelayanan dasar masyarakat Kaltim.

“Ini adalah program emas yang menandai lompatan besar Kaltim untuk menjadi daerah maju dan sejajar dengan provinsi lain yang sudah lebih dulu berkembang,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Peluncuran program ini bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, sebuah momen yang dinilai sangat tepat karena mempertegas semangat pemberdayaan perempuan dan inklusi dalam pembangunan daerah.

“Gratispol” menjadi bukti bahwa transformasi Kaltim bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang membuka akses dan kesempatan yang lebih luas bagi semua lapisan masyarakat, khususnya dalam mendapatkan pelayanan dasar yang setara.

Dengan semangat yang sama seperti Kartini, yang memperjuangkan hak-hak perempuan untuk mendapatkan pendidikan dan kesempatan yang setara, Kaltim kini melangkah menuju masa depan yang lebih adil dan inklusif.

Program ini menjadi langkah nyata untuk memastikan setiap warga, tanpa terkecuali, mendapatkan haknya dalam mendapatkan pelayanan dasar yang berkualitas. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 + 2 =