AdvertorialDPRD KALTIM

Budianto Bulang dan Semangat Muda yang Menghidupkan Olahraga Kaltim

×

Budianto Bulang dan Semangat Muda yang Menghidupkan Olahraga Kaltim

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Budianto Bulang. (Foto: HM)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Di mata Budianto Bulang, generasi muda bukan sekadar pewaris masa depan—m, mereka adalah motor penggerak utama dalam memajukan dunia olahraga di Kalimantan Timur.

Sebagai Anggota Komisi I DPRD Kaltim, ia tak henti mendorong partisipasi aktif pemuda untuk mengisi berbagai ruang dalam ekosistem olahraga: dari lapangan, tribun strategi, hingga balik layar pengelolaan.

“Pemuda itu aset penting bagi olahraga. Mereka punya energi, semangat, dan kreativitas yang luar biasa. Tinggal bagaimana potensi ini diarahkan dengan baik,” ujarnya, penuh keyakinan.

Budianto, yang dikenal luas dengan pendekatan lugas dan kedekatannya dengan komunitas, melihat bahwa Kaltim menyimpan potensi besar di berbagai cabang olahraga.

Namun menurutnya, pembinaan dan pelibatan generasi muda harus dilakukan secara holistik. Bukan hanya mencetak atlet, tapi juga membuka jalan bagi mereka yang tertarik menjadi pelatih, manajer tim, atau bahkan inovator di balik pengembangan sistem olahraga.

“Dunia olahraga itu luas. Tidak semua orang harus menjadi atlet. Kita butuh banyak peran, dari pelatih sampai administrator, agar sistem olahraga kita berjalan sehat dan profesional,” katanya.

Komitmen itu bukan hanya wacana. Di daerah asalnya, Kutai Timur, Budianto ikut terlibat langsung dalam pengembangan cabang olahraga yang sebelumnya tak dikenal luas yakni rugby.

Dulu dipandang asing, kini olahraga berbasis kekuatan dan strategi itu mulai mendapat tempat di hati anak-anak muda. Dan mayoritas dari mereka adalah generasi milenial.

“Mayoritas anggota tim rugby kita adalah anak-anak muda penuh semangat. Mereka membuktikan bahwa olahraga apa pun, bahkan yang dulu dianggap aneh atau sulit, bisa berkembang kalau ada kemauan dan pembinaan yang serius,” tuturnya dengan bangga.

Namun, Budianto menyadari semangat saja tak cukup. Fasilitas yang memadai dan pembinaan berkelanjutan menjadi syarat penting agar prestasi tak berhenti di tengah jalan. Ia juga ingin menghapus anggapan bahwa atlet-atlet dari Kalimantan Timur tidak bisa bersaing di tingkat nasional, apalagi internasional.

“Stigma seperti itu harus dihapus. Kita punya talenta. Yang dibutuhkan sekarang adalah pembinaan yang tepat dan kemauan untuk terus bergerak maju,” ujarnya.

Melalui semangat inklusif dan pendekatan nyata di lapangan, Budianto Bulang menunjukkan bahwa membangun olahraga bukan semata soal medali, tetapi tentang menciptakan ruang-ruang bagi generasi muda untuk tumbuh, bersinar, dan membawa harum nama Kalimantan Timur.

Dan baginya, masa depan olahraga bukan hanya milik mereka yang saat ini tengah berlaga, tetapi juga milik anak-anak muda yang, hari ini, sedang menyalakan mimpinya di lapangan kecil, komunitas lokal, atau bahkan di pojok-pojok desa terpencil Benua Etam. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 + 4 =