UpdateNusantara.id, Samarinda — Langkah strategis dan penuh visi ditempuh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim). Asrama atlet yang selama ini menjadi bagian dari kompleks olahraga di GOR Kadrie Oening, Samarinda, kini bersiap menjalani “hidup baru” sebagai asrama mahasiswa.
Transformasi ini bukan hanya soal perubahan fungsi bangunan. Lebih dari itu, ini adalah komitmen konkret Pemprov Kaltim dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas, terutama bagi putra-putri dari daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
“Lokasinya sangat strategis, hanya sepelemparan batu dari Universitas Mulawarman (Unmul). Ini peluang besar untuk membantu mahasiswa yang kesulitan mencari tempat tinggal,” ungkap Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma.
Progres revitalisasi gedung saat ini sudah mencapai 75 persen. Dinding dicat ulang, instalasi listrik dan air dipastikan lancar, bahkan pendingin udara pun dipasang untuk menjamin kenyamanan belajar para penghuni nanti.
Proyek ini tak dikerjakan Dispora sendiri. Dinas Pendidikan dan BPKAD Kaltim turut bersinergi untuk mengawal proyek ini menjadi kenyataan.
Tak hanya dekat dengan Unmul, lokasi asrama juga berjarak tempuh singkat ke Universitas Widyagama Mahakam (UWGM) dan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag). Hal ini membuka peluang bagi mahasiswa dari berbagai kampus untuk bisa tinggal di sana.
“Kami ingin tempat ini menjadi lebih dari sekadar tempat tidur dan belajar. Ini akan menjadi pusat pengembangan diri, tempat mahasiswa saling terhubung, berbagi ide, dan bertumbuh bersama,” ujar Agus penuh semangat.
Langkah ini juga menjawab tantangan besar yang selama ini dihadapi mahasiswa dari wilayah 3T—biaya hidup tinggi dan akses tempat tinggal yang terbatas.
“Dengan adanya asrama ini, anak-anak dari pelosok bisa kuliah di Samarinda tanpa harus khawatir soal akomodasi. Mereka pantas punya kesempatan yang sama,” tegasnya.
Inisiatif ini sejalan dengan visi Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji dalam memaksimalkan potensi aset daerah demi peningkatan kualitas SDM di Benua Etam.
Dari lapangan olahraga menuju gerbang kampus, asrama ini kini menjadi simbol baru: bahwa pendidikan layak didorong sejauh mungkin, hingga menjangkau yang paling jauh.(Dty/Adv/DisporaKaltim)















