AdvertorialDPRD KALTIM

Dari Kubar Hingga Mahulu, Agus Siap Kawal Janji Pembangunan Infrastruktur

×

Dari Kubar Hingga Mahulu, Agus Siap Kawal Janji Pembangunan Infrastruktur

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Abdul Rahman Agus. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Jalanan berlumpur, kendaraan tersendat, dan warga yang harus menempuh waktu berjam-jam hanya untuk mencapai pusat layanan kesehatan atau pasar terdekat.

Itulah potret keseharian sebagian masyarakat di Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu) yang hingga kini masih berkutat dengan tantangan infrastruktur.

Namun, di balik keluh kesah itu, secercah harapan mulai tumbuh. Harapan itu datang dari Parlemen Kalimantan Timur.

Abdul Rahman Agus, anggota Komisi III DPRD Kaltim sekaligus wakil rakyat dari daerah pemilihan Kubar-Mahulu, yang kembali menyuarakan aspirasi masyarakat di dua kabupaten tersebut.

Dalam sebuah pernyataan usai kunjungan rombongan Pemerintah Provinsi ke wilayah pedalaman itu, ia mengungkapkan keyakinan bahwa tahun ini akan menjadi titik balik pembangunan.

“Gubernur Rudy Mas’ud punya komitmen kuat. Ini bukan lagi janji di atas kertas, tapi sudah mulai bergerak,” ujar Agus, yang tampak emosional saat menyampaikan perkembangan ini kepada media.

Bukan tanpa alasan Agus begitu vokal. Jalan Kubar-Mahulu bukan sekadar proyek aspal dan beton. Di sanalah denyut ekonomi berdetak, pendidikan ditempuh, dan harapan dititipkan.

“Kalau akses jalannya masih seperti ini, bagaimana masyarakat bisa berkembang?” tanyanya retoris.

Ia pun tak tinggal diam. Sebagai anggota legislatif, Agus mengaku terus mendorong bahkan “nge-push”, istilah yang ia gunakan, agar pembangunan tak lagi lambat dan penuh alasan.

“Kita sudah beberapa kali duduk bersama dengan Pak Gubernur dan Ketua DPRD. Saya pribadi terus menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan ini,” katanya.

Salah satu proyek yang juga menjadi perhatian adalah Jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ), penghubung vital di Kecamatan Melak yang sempat mandek akibat berbagai persoalan teknis dan administratif.

Namun kabar baik datang dari Pemkab Kutai Barat. Bupati terpilih, Edwin, dalam rapat koordinasi menyatakan komitmennya untuk melanjutkan mega proyek tersebut.

“Kemarin sudah dirapatkan, dan insyaallah tahun ini mulai dibangun kembali,” ungkap Agus penuh optimisme.

Bagi masyarakat Kubar-Mahulu, janji itu bukan sekadar pernyataan politik, tapi tumpuan nyata untuk kehidupan yang lebih baik. Kini, bola berada di tangan eksekutif dan DPRD, untuk membuktikan bahwa suara dari pedalaman tidak akan lagi terpinggirkan.

Dan mungkin, dalam waktu tak lama lagi, jalanan berlumpur itu akan berubah menjadi jalur harapan, tempat di mana pembangunan bukan lagi wacana, melainkan kenyataan. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + 2 =