AdvertorialDiskominfo KukarPemkab Kukar

Digitalisasi Wisata Sejarah, Sangasanga Terapkan Barcode Informasi

×

Digitalisasi Wisata Sejarah, Sangasanga Terapkan Barcode Informasi

Sebarkan artikel ini
Camat Sangasanga, Dachri. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong – Kecamatan Sangasanga semakin gencar dalam mengembangkan potensi wisata sejarah melalui inovasi digital. Salah satu langkah terbaru yang diambil adalah pemasangan barcode di berbagai situs bersejarah, yang memungkinkan wisatawan mengakses informasi hanya dengan memindai menggunakan ponsel. Camat Sangasanga, Dachri, menyebutkan bahwa inisiatif ini bertujuan meningkatkan daya tarik wisata sejarah di daerah tersebut.

“Kami telah memasang barcode di lima titik situs sejarah utama. Dengan teknologi ini, pengunjung bisa mendapatkan informasi lebih lengkap tentang sejarah tanpa perlu bergantung pada pemandu wisata,” ujar Dachri.

Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kecamatan dalam memperkenalkan Sangasanga sebagai destinasi wisata sejarah unggulan di Kutai Kartanegara. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Kukar guna memperluas cakupan digitalisasi ini.

“Kami berharap seluruh situs sejarah di Sangasanga bisa menggunakan teknologi serupa. Ini tidak hanya mempermudah wisatawan, tetapi juga membuat pengalaman berwisata lebih interaktif, terutama bagi generasi muda yang terbiasa dengan teknologi digital,” jelasnya.

Selain penerapan barcode, pemerintah kecamatan juga berencana meningkatkan fasilitas wisata, seperti jalur pejalan kaki dan pusat informasi digital. Dachri menekankan bahwa infrastruktur penunjang harus terus dikembangkan agar pengunjung merasa nyaman.

“Kami ingin wisata sejarah di Sangasanga tidak hanya dikenal karena nilai historisnya, tetapi juga menawarkan pengalaman yang lebih modern dan edukatif,” katanya.

Ia berharap masyarakat juga dapat berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan situs sejarah di wilayahnya. Menurutnya, jika dikelola dengan baik, potensi wisata sejarah dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi warga setempat.

“Kami optimistis bahwa dengan inovasi ini, Sangasanga bisa menjadi salah satu tujuan wisata sejarah terkemuka di Kukar,” tutup Dachri. (Ky/Adv/DiskominfoKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

31 + = 39