AdvertorialDispar KukarPemkab Kukar

Dispar Kukar Dukung Pelestarian Tari Gandrung Banyuwangi di Kukar

×

Dispar Kukar Dukung Pelestarian Tari Gandrung Banyuwangi di Kukar

Sebarkan artikel ini
Kesenian Tari Gandrung Ikawangi Kukar. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong – Tari Gandrung Banyuwangi menjadi ikon budaya di Kutai Kartanegara (Kukar). Tarian tradisional yang dibawakan oleh penari laki-laki dan perempuan ini, kini semakin digemari dan dilestarikan oleh masyarakat Kukar.

Seksi Kesenian Paguyuban Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Kukar, Supiyan, menjelaskan Tari Gandrung memiliki ciri khas busana, pengaruh dari Kerajaan Blambangan, dan iringan musik yang khas. Tak lengkap rasanya pertunjukan Gandrung tanpa panjak yang menghadirkan unsur lucu.

“Pengembangan tari Gandrung dilakukan di berbagai wilayah Kukar, dari Tenggarong hingga Palaran Samarinda. Kami memberikan pelatihan dan kursus gratis kepada anak-anak,” ujar Supiyan pada Senin (3/6/2024).

Antusiasme masyarakat Kukar terhadap Tari Gandrung sangat tinggi. Hal ini terlihat dari permintaan mereka untuk tampil dalam berbagai acara di Kutai.

“Semangat anak-anak semakin berkobar-kobar saat menari diiringi musik khas Gandrung,” ungkap Supiyan.

Upaya pelestarian Tari Gandrung di Kukar mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar memberikan bantuan berupa uang pembinaan dan peralatan kesenian.

“Tahun ini, kami berencana menambah jumlah kostum menjadi 200-300. Kami juga akan menyelenggarakan pelatihan di berbagai tempat secara gratis, serta berupaya masuk ke sekolah-sekolah,” kata Supiyan.

Dispar Kukar juga turut memfasilitasi Tari Gandrung dalam berbagai event.

“Setiap tahun ketika ada event yang digelar Dispar, selalu melibatkan kesenian Gandrung. Hal ini agar kesenian tradisional tetap eksis dan terjaga dengan baik,” ungkap Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda.

Zikri berharap kesenian Gandrung dapat terus berkembang dan dilestarikan di Kukar.

“Ini merupakan bagian dari menjaga kebudayaan yang ada di Indonesia,” kata Zikri.

Ikawangi Kukar membuka kursus tari untuk melatih siapa pun yang tertarik mempelajari Tari Gandrung.

“Tujuannya untuk melestarikan budaya dan memperkenalkan lebih jauh kepada masyarakat Kukar, terutama dari keluarga Banyuwangi,” ujar Supiyan.

Supiyan berharap dengan semakin banyaknya yang mempelajari Tari Gandrung, budaya ini dapat terus dilestarikan dan menjadi kebanggaan masyarakat Kukar. (AD/ADV/DisparKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 3 = 5