UpdateNusantara.id, Samarinda — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur tengah menyalakan semangat baru di kalangan generasi muda. Kali ini, fokusnya adalah menciptakan pemuda yang berjiwa pengusaha — bukan hanya pencari kerja, tapi juga pencipta lapangan kerja.
Koordinator Perencanaan Dispora Kaltim, Ahmad Juanda, menyampaikan bahwa Kaltim kini menaruh perhatian lebih terhadap pembinaan kewirausahaan pemuda. Harapannya, lahir generasi mandiri yang tidak hanya sukses secara pribadi, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kita ingin mereka tidak hanya jadi pekerja, tetapi juga pengusaha atau pemimpin yang menciptakan lapangan kerja untuk orang lain,” ujar Juanda, Rabu (14/5/2025).
Sebagai tolok ukur, Juanda menyoroti kesuksesan para pemuda di Yogyakarta, yang dikenal produktif menciptakan usaha mandiri dan memimpin tim kerja sendiri. Model seperti ini dinilai sangat relevan untuk diterapkan di Kaltim.
Langkah Dispora ini bukan sekadar wacana. Program pembinaan yang disiapkan akan mencakup pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, hingga akses jejaring pasar dan permodalan. Semua dirancang untuk mendorong pemuda naik kelas — dari pencari kerja menjadi pencipta peluang.
“Kalau ada 10 pemuda berhasil jadi pengusaha dan masing-masing mempekerjakan lima orang, berarti kita sudah ciptakan 50 lapangan pekerjaan. Itu dampaknya luar biasa,” tambahnya.
Tak hanya berdampak secara ekonomi, inisiatif ini juga diyakini mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP), yang menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan generasi muda di daerah.
Dispora Kaltim optimistis bahwa dengan semangat dan dukungan yang tepat, pemuda-pemuda Benua Etam bisa sejajar — bahkan melampaui — prestasi pemuda di daerah lain. Kuncinya: berani mencoba dan pantang menyerah.
“Kita butuh lebih banyak pemuda yang punya mimpi besar dan keberanian untuk wujudkan itu lewat usaha sendiri. Dispora akan jadi mitra mereka dalam perjalanan itu,” tutup Juanda.
(Dty/Adv/DisporaKaltim)















