AdvertorialDispora KaltimPEMPROV KALTIM

Dispora Kaltim Ubah Arah! Fokus Kembangkan Soft Skill Pemuda untuk Hadapi Dunia Kerja dan Wirausaha

×

Dispora Kaltim Ubah Arah! Fokus Kembangkan Soft Skill Pemuda untuk Hadapi Dunia Kerja dan Wirausaha

Sebarkan artikel ini
Dispora Kaltim. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus melaju dalam misi membentuk generasi muda yang tangguh dan siap bersaing. Tahun ini, program unggulan Bidang Pengembangan Pemuda kembali hadir dengan sentuhan yang lebih relevan terhadap tantangan zaman.

Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Margaretha, menegaskan bahwa program kepemudaan seperti kepemimpinan pemuda, pemuda pelopor, kemitraan, dan kecakapan hidup tetap jadi andalan. Namun, ada satu hal yang berbeda dan cukup mengejutkan di tahun ini: fokus baru pada penguatan soft skill.

“Kalau tahun lalu kecakapan hidup masih berfokus pada skill teknis dan produksi, tahun ini kami arahkan ke pengembangan potensi diri dan keterampilan non-teknis yang sangat dibutuhkan di dunia kerja dan usaha modern,” ujarnya.

Program kecakapan hidup 2025 akan lebih menyoroti kemampuan yang menjadi “senjata utama” di era digital, antara lain:
Literasi Digital & Pemasaran Online
Komunikasi Efektif & Public Speaking
Penyusunan Dokumen Profesional

“Kami ingin pemuda Kaltim tidak hanya bisa bikin produk, tapi juga tahu cara memasarkan, berkomunikasi dengan percaya diri, dan tampil profesional,” tegas Margaretha.

Yang menarik, seluruh program ini gratis dan terbuka untuk semua pemuda di Kaltim—tanpa syarat bidang minat.

“Kita sangat terbuka. Misalnya ada pemuda yang tertarik di dunia desain grafis, kita siapkan pelatihan khusus tentang cara memanfaatkan keahlian itu di media sosial. Jadi lebih aplikatif dan sesuai kebutuhan mereka,” jelasnya.

Langkah ini diambil karena Dispora Kaltim menilai bahwa soft skill kini tak kalah penting dibanding kemampuan teknis. Kemampuan adaptasi, komunikasi, dan literasi digital sudah menjadi “mata uang” penting di dunia kerja maupun wirausaha.

“Kami ingin menjembatani pemuda Kaltim dengan dunia profesional dan bisnis. Karena keberhasilan di masa depan bukan hanya soal bisa kerja, tapi juga bisa bersaing dan berkembang,” pungkas Margaretha.
(Dty/Adv/DisporaKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 64 = 72