AdvertorialDPRD KALTIM

DPRD Kaltim Dorong Reformasi Perusda untuk Kurangi Ketergantungan Tambang

×

DPRD Kaltim Dorong Reformasi Perusda untuk Kurangi Ketergantungan Tambang

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Timur masih menggantung di bawah potensi, padahal perusahaan daerah (perusda) seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi yang kuat.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, melihat akar masalahnya jelas: kepemimpinan yang kurang kapabel dan pengelolaan yang belum mengadopsi pendekatan profesional.

“Perusda harus dipimpin oleh orang yang tepat. Pemimpinnya harus punya kapabilitas dan kapasitas,” tegas Sapto, yang akrab disapa Sapto ini.

Menurutnya, selama ini penunjukan pimpinan perusda lebih banyak dipengaruhi oleh pertimbangan selain kompetensi manajerial dan pemahaman bisnis. Akibatnya, arah kebijakan dan program kerja yang dijalankan jadi kurang efektif, bahkan stagnan.

“Kalau pemimpinnya tepat, otomatis arah kebijakan dan program kerja juga akan tepat. Ini harus jadi perhatian serius pemerintah provinsi,” tambahnya.

Sapto menegaskan, agar Kaltim bisa mengurangi ketergantungan pada sektor tambang yang rentan fluktuasi, perusda harus berperan lebih signifikan sebagai instrumen pembangunan ekonomi daerah. Sayangnya, sebagian perusda saat ini belum mampu memberikan sumbangsih berarti.

Untuk mengubah keadaan ini, Sapto mendorong Pemprov Kaltim melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur dan kinerja seluruh perusda, serta melakukan reformasi kelembagaan yang mendalam.

“Perusda harus dikelola layaknya korporasi modern. Ada target, inovasi, dan kinerja yang bisa diukur secara objektif,” jelasnya.

Lebih jauh, Sapto menekankan pentingnya proses seleksi terbuka dan berbasis kompetensi dalam memilih pimpinan perusda ke depan. Ia mengingatkan agar rekrutmen bebas dari intervensi politik dan menempatkan profesionalisme sebagai prioritas utama.

“Saya harap Gubernur segera ambil langkah tegas dan strategis. Jangan lagi terjebak pola lama yang tidak efektif. Kita butuh pemimpin perusda yang benar-benar layak dan profesional,” pungkas Sapto. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 − = 7