AdvertorialDPRD KALTIM

DPRD Kaltim Sambut Komisi III DPR RI, Ananda Moeis Dorong Perang Serius Lawan Narkotika

×

DPRD Kaltim Sambut Komisi III DPR RI, Ananda Moeis Dorong Perang Serius Lawan Narkotika

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menyambut kedatangan Tim Kunker Spesifik Komisi III DPR RI. (Foto: Humas Sekretariat DPRD Kaltim)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Balikpapan – Hari ini Balikpapan menjadi tuan rumah sebuah misi penting, memperkuat barisan dalam perang melawan narkotika. Udara di Mapolda Kaltim terasa lebih hangat dari biasanya, bukan hanya karena cuaca, tetapi karena kedatangan tamu-tamu negara yang membawa harapan dan perhatian terhadap salah satu isu paling krusial di Kalimantan Timur.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, berdiri berdampingan dengan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. Keduanya menyambut langsung rombongan Komisi III DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua, Sari Yulianti.

Sebuah kunjungan kerja spesifik yang tak sekadar formalitas, melainkan bagian dari pengawasan langsung terhadap penegakan hukum, terutama terkait kasus narkotika yang terus menjadi momok di Bumi Etam.

“Kami mengucapkan selamat datang dan selamat menjalankan tugas kepada seluruh anggota Komisi III DPR RI. Kehadiran Ibu Sari Yulianti dan tim di Bumi Etam sangat kami apresiasi,” ucap Ananda, dengan nada penuh harapan.

Dalam kunjungan sehari itu, Komisi III menyasar sejumlah institusi penegak hukum, Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Kejaksaan Tinggi, dan Badan Narkotika Nasional Provinsi. Semua itu bermuara pada satu misi yaknj memastikan aparat bekerja efektif, dan masyarakat terlindungi dari ancaman narkoba.

Ananda menilai, kehadiran Komisi III membawa semangat baru bagi Kaltim. Sebagai mitra strategis lembaga penegak hukum, pengawasan yang dilakukan tidak hanya soal evaluasi, tapi juga soal dorongan moral dan politik agar penanganan narkoba dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

“Kunjungan ini tentu sangat penting. Kami berharap langkah ini dapat memperkuat sinergi antarlembaga, memperluas sosialisasi tentang bahaya narkoba, serta mendorong penegakan hukum yang lebih tegas,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Ananda menyuarakan sebuah mimpi besar Kaltim bebas dari narkoba. “Kami di daerah akan terus berjuang, tetapi dukungan pusat sangat kami butuhkan. Semoga sinergi ini benar-benar bisa menciptakan perubahan nyata,” tutupnya. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

48 + = 55