AdvertorialDPRD KALTIM

DPRD Kaltim: Wisata Harus Jadi Wajah Terdepan Sambut IKN Nusantara

×

DPRD Kaltim: Wisata Harus Jadi Wajah Terdepan Sambut IKN Nusantara

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Di tengah riuh pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang kini perlahan menampakkan wujudnya, Kalimantan Timur (Kaltim) berdiri di ambang peluang besar.

Tak sekadar menjadi latar bagi ibu kota baru, provinsi ini bersiap menjadi panggung utama yang memikat mata dunia, terutama melalui sektor pariwisatanya.

Subandi, Anggota Komisi III DPRD Kaltim, melihat peluang itu tak dengan angan semata, tapi dengan seruan yang tajam, Kaltim harus bersiap, sekarang juga.

“Dengan IKN yang akan menjadi pusat perhatian nasional dan internasional, kita harus memastikan bahwa destinasi wisata di Kaltim mampu memberikan pengalaman terbaik bagi para wisatawan,” ucapnya, tegas.

Di balik pernyataannya tersimpan harapan besar bahwa hutan lebat, sungai yang berkilau di bawah matahari tropis, hingga budaya Dayak dan Kutai yang kaya nilai, bisa menjadi magnet baru bagi pelancong dari berbagai belahan dunia.

Namun, Subandi tak menampik bahwa keindahan saja tak cukup. Ia bicara soal profesionalitas, perencanaan, dan inovasi.

“Infrastruktur harus diperbaiki, fasilitas pendukung harus ditingkatkan, dan promosi perlu lebih kreatif. Kita tidak bisa hanya mengandalkan apa yang sudah ada,” lanjutnya.

Baginya, pariwisata bukan sekadar urusan tempat menarik. Ini adalah strategi, wajah yang akan ditunjukkan Kaltim pada dunia.

Oleh sebab itu, ia mendesak Dinas Pariwisata Kaltim agar lebih proaktif dan kreatif. Menyambut IKN, kata Subandi, adalah seperti menyambut tamu agung, segala hal harus rapi, menarik, dan siap memukau.

“Jika tidak dikelola dengan serius, potensi wisata yang luar biasa ini bisa lenyap begitu saja,” ujarnya mengingatkan.

Masa depan Kaltim bukan hanya soal gedung-gedung pemerintahan yang menjulang di Sepaku, tapi juga tentang cerita-cerita yang akan dibawa para wisatawan pulang, tentang sungai Mahakam yang menenangkan, tentang tarian tradisional yang menggugah, dan tentang keramahan yang tak terlupakan.

Dan untuk semua itu, Kaltim harus mulai sekarang. Menyulap potensinya menjadi destinasi unggulan dunia. Sebab ketika Nusantara benar-benar berdiri, dunia akan datang. Dan mereka tak hanya ingin melihat ibu kota baru, tapi juga merasakan denyut jantung Kalimantan yang sesungguhnya. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

43 − = 41