AdvertorialDiskominfo KukarPemkab Kukar

Edi Damansyah Dorong Modernisasi Pertanian Lewat Rice Transplanter

×

Edi Damansyah Dorong Modernisasi Pertanian Lewat Rice Transplanter

Sebarkan artikel ini
Edi Damansyah meninjau penggunaan alat tanam padi modern untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di Desa Bangun Rejo. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong – Dalam upaya memperkuat sektor pertanian yang mandiri dan modern, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, melakukan kunjungan kerja ke Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Sabtu (24/5/2025). Kegiatan ini difokuskan pada peninjauan penggunaan rice transplanter, alat tanam padi modern yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi tanam dan produktivitas petani.

Edi menyatakan bahwa kehadiran teknologi dalam dunia pertanian merupakan langkah penting untuk mempercepat swasembada pangan di Kukar. Ia mengatakan bahwa rice transplanter tidak hanya mempercepat proses tanam, tetapi juga mengurangi beban kerja petani yang selama ini bergantung pada tenaga manual.

“Dengan alat ini, penanaman padi bisa dilakukan lebih cepat dan rapi. Harapannya tentu produksi meningkat dan petani lebih sejahtera,” ucap Edi.

Dalam pertemuan dengan kelompok tani, Edi juga menekankan pentingnya regenerasi petani. Ia berharap kaum muda tertarik untuk menekuni dunia pertanian, apalagi jika sudah dipadukan dengan teknologi yang relevan dengan era digital saat ini.

“Kita ingin anak-anak muda melihat pertanian sebagai sektor masa depan yang menjanjikan. Modernisasi adalah kuncinya,” ujarnya.

Edi menyebut bahwa Pemkab Kukar telah menyiapkan berbagai program pelatihan, penyuluhan, serta bantuan peralatan pertanian bagi kelompok tani yang siap mengembangkan lahannya.

Ia juga mengajak semua pihak, termasuk penyuluh dan perangkat desa, untuk aktif dalam mendampingi petani agar penggunaan teknologi benar-benar efektif dan efisien.

“Program kita tidak hanya sebatas bantuan alat. Kita ingin ada pendampingan menyeluruh agar petani benar-benar bisa mandiri,” katanya.

Kunjungan tersebut ditutup dengan demonstrasi langsung penggunaan rice transplanter oleh kelompok tani yang telah menerima bantuan. Edi berharap semangat para petani dan dukungan dari pemerintah daerah akan menjadi kunci untuk mencapai swasembada pangan di Kukar.

“Pertanian adalah fondasi ketahanan daerah. Mari kita bangun sektor ini dengan inovasi dan semangat kolaborasi,” tutup Edi. (Ky/Adv/DiskominfoKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 12 = 15