AdvertorialDiskominfo KukarPemkab Kukar

Evaluasi Koperasi Merah Putih, Pemkab Kukar Matangkan Program Ekonomi Desa

×

Evaluasi Koperasi Merah Putih, Pemkab Kukar Matangkan Program Ekonomi Desa

Sebarkan artikel ini
Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah menghadiri rapat koordinasi dan evaluasi optimalisasi pelaksanaan Koperasi Merah Putih, di Ruang Rapat Dinas Koperasi dan UMKM. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengakselerasi pembentukan dan pengembangan Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi desa. Hal itu disampaikan Bupati Kukar, Edi Damansyah, dalam rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan program tersebut di Dinas Koperasi dan UMKM, Selasa (10/6/2025).

Edi menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa/kelurahan Merah Putih. Ia menekankan perlunya keterlibatan aktif lintas sektor dalam proses penguatan kelembagaan koperasi.

“Koperasi ini bukan hanya program seremonial, tapi bagian dari strategi besar pemberdayaan ekonomi lokal. Harus dikelola secara profesional dan berbasis kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Bupati menyampaikan bahwa Kukar telah membentuk Satgas khusus yang melibatkan camat, kepala desa, dan perangkat OPD terkait. Hingga saat ini, 237 koperasi di desa dan kelurahan telah memiliki akta pendirian dan struktur kepengurusan.

Tahapan selanjutnya adalah melengkapi dokumen administratif seperti Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Edi menyatakan bahwa pihaknya akan memantau langsung progres penyelesaian administratif ini.

“Setelah tuntas, kita akan gelar pelatihan manajemen koperasi bagi seluruh pengurus, agar mereka siap menjalankan tugasnya secara efektif dan akuntabel,” ujarnya.

Koperasi Merah Putih di Kukar dirancang memiliki berbagai unit usaha, termasuk gerai sembako, apotek desa, klinik desa, dan logistik. Namun Edi juga membuka peluang pengembangan unit usaha lain yang sesuai dengan karakteristik lokal.

“Yang penting koperasi mampu menjawab kebutuhan warga dan memberi dampak ekonomi yang signifikan,” tandasnya.

Pemkab berharap keberadaan koperasi ini mampu menjadi fondasi ekonomi baru di desa, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara menyeluruh. (Ky/Adv/DiskominfoKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 50 = 53