AdvertorialDispar KukarPemkab Kukar

Festival Budaya Kutai Adat Lawas, Upaya Melestarikan Budaya dan Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

×

Festival Budaya Kutai Adat Lawas, Upaya Melestarikan Budaya dan Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Festival Budaya Kutai Adat Lawas Desa Kedang Ipil. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong – Festival Budaya Kutai Adat Lawas yang digelar di Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kutai Kartanegara (Kukar) pada bulan Mei 2024 menjadi sorotan. Festival ini tidak hanya melestarikan budaya Kutai, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar mendukung penuh pelaksanaan festival ini. Antoni Kusbiantoro, Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata Dispar Kukar, mengatakan bahwa festival ini menjadi wadah untuk memperkenalkan dan melestarikan adat istiadat budaya Kutai.

“Kami siap memfasilitasi festival tersebut agar berjalan dengan baik dan dapat memberikan manfaat serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” kata Antoni, Jumat (3/5/2024).

Lebih dari itu, Festival Budaya Kutai Adat Lawas juga menjadi bagian dari program Kukar Kaya Festival (K3F) yang digagas oleh pemerintah daerah. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkab Kukar dalam melestarikan budaya dan mendorong pengembangan ekonomi kreatif di wilayahnya.

Festival Budaya Kutai Adat Lawas menyajikan berbagai pertunjukan seni dan budaya tradisional Kutai yang memukau. Pengunjung dapat menyaksikan tari-tarian tradisional seperti Belian Namang, Muang, dan Sangger. Selain itu, ada juga pertunjukan musik tradisional Kutai dan pameran kerajinan tangan khas Kutai.

Bagi pecinta kuliner, festival ini juga menawarkan berbagai hidangan khas Kutai yang lezat. Pengunjung dapat mencicipi berbagai makanan dan minuman tradisional seperti Amparan Tatak, Wajik, dan Ketupat Singkong.

Festival Budaya Kutai Adat Lawas tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal. Para pelaku UMKM di desa Kedang Ipil dan sekitarnya mendapatkan kesempatan untuk memasarkan produk mereka kepada para pengunjung festival.

Antoni optimis bahwa festival ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.

“Diharapkan melalui festival ini selain mengenalkan budaya dan kesenian Kutai Adat Lawas juga dapat memberikan efek positif bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya. (AD/ADV/DisparKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

89 − = 88