AdvertorialDPRD Samarinda

Fuad Fakhruddin Respon Soal Bandara APT Pranoto Yang Segera Terapkan Parkir Nontunai

×

Fuad Fakhruddin Respon Soal Bandara APT Pranoto Yang Segera Terapkan Parkir Nontunai

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Fuad Fakhruddin. (Foto : DH)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – DPRD Kota Samarinda respon terkait Bandara APT Pranoto Samarinda yang mulai memberlakukan terkait pembayaran parkir nontunai atau tap uang elektronik per 1 April mendatang. Nantinya setiap kali hendak masuk, maka pengunjung rombongannya wajib menggunakan kartu e-money.

Hal tersebut mendapatkan respon dari Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Fuad Fakhruddin, ia mengatakan bahwa pembayaran nontunai yang bakal diterapkan di Bandara APT Pranoto merupakan suatu keniscayaan di era digital.

“Kalau kita bicara digitalisasi, memang mau tidak mau sekarang masyarakat sudah harus melek termasuk salah satu contoh pembayaran nontunai,” ucapnya, pada Jumat (22/3/2024).

Fuad menuturkan, bahwa penerapan digitalisasi melalui e-money atau kartu pembayaran elektronik lainya dapat mengurangi tingkat kebocoran.

“Salah satu contoh saja, ketika pemberlakuan pembayaran tol nontunai, ternyata luar biasa efeknya dan kebocoran tidak terjadi,” ujarnya.

Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat melek dengan teknologi. Namun saat ini pemanfaatan digitalisasi secara umum sudah mampu dipahami oleh masyarakat.

Lebih lanjut, Fuad menyampaikan bahwa sebagian warga masih ada yang belum mengerti. Tapi, jika ingin berpergian tentunya ada pendamping yang memahami sistem elektronik tersebut.

“Itu yang dampingi mereka pasti tahu juga lah soal digitalisasi. Mau tidak mau memang kita harus melek terhadap itu dan sudah zamannya ya kan,” tuturnya.

Namun, yang menjadi kendala menurut Fuad tentang kekuatan internetnya. Sebab, gangguan yang sering muncul terkait dengan jaringan yang bermasalah.

“Saat ini masyarakat itu sudah mulai beralih dari manual menuju digital. Saya kira ya sangat bagus dan diharuskan. Kita sebenarnya sudah dimudahkan dengan fasilitas yang ada, masyarakat dihimbau untuk berupaya supaya tahu yang namanya digitalisasi,” pungkasnya. (DH/Adv/DPRDSamarinda)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 5 = 5