AdvertorialDiskominfo KukarPemkab Kukar

Hidup Tanpa Internet, Ini Harapan Warga Dusun Musaping

×

Hidup Tanpa Internet, Ini Harapan Warga Dusun Musaping

Sebarkan artikel ini
Kades Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong – Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, terdapat sebuah dusun yang masih terengah-engah mengejar koneksi dunia maya. Dusun 4 Musaping, yang berada di Desa Loa Duri Ulu, Kutai Kartanegara, adalah gambaran nyata dari kesenjangan digital yang masih terjadi di beberapa sudut Indonesia.

Dengan populasi sekitar 100 kepala keluarga, warga dusun ini masih merindukan kehadiran sinyal internet dan telepon seluler yang layak. “Kami seperti berada di blank spot, terputus dari sinyal,” ungkap Muhammad Arsyad, kepala desa, dengan nada kecewa.

Lima kilometer—jarak yang memisahkan mereka dari kantor desa—seolah menjadi jurang pemisah antara Musaping dan kemajuan zaman. “Komunikasi itu vital, terutama saat ada urusan mendesak yang memerlukan penanganan segera,” tambah Arsyad, menggambarkan betapa krusialnya koneksi bagi kehidupan sehari-hari.

Harapan kini tertumpu pada tindakan pemerintah daerah dan pusat untuk mengatasi masalah ini. Salah satu solusi yang diharapkan adalah pembangunan menara BTS, yang tidak hanya akan menyediakan akses komunikasi namun juga membuka pintu bagi warga dusun untuk mengikuti arus informasi terkini.

“Harapan kami sederhana, agar tidak ada lagi warga yang terisolasi karena keterbatasan teknologi,” tutur Arsyad dengan penuh harap. Pembangunan infrastruktur telekomunikasi diharapkan dapat memperkecil kesenjangan digital dan membawa Musaping selangkah lebih dekat ke dunia luar. (KY/Adv/DiskominfoKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

93 − 90 =