AdvertorialDispora Kaltim

Jelang Pemilu 2024, Dispora Kaltim Minta Pemuda Saring Informasi

×

Jelang Pemilu 2024, Dispora Kaltim Minta Pemuda Saring Informasi

Sebarkan artikel ini
Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Rasman Rading. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) mengingatkan dan meminta agar pemuda memfilrerisasi informasi yang diterima jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Hal tersebut disampaikan Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim Rasman Rading meminta para pemuda di Kaltim agar berpartisipasi dalam mensukseskan Pemilu 2024.

Rasman menyebut, sebagai bentuk partisipasi positif yang dilakukan generasi muda adalah memfilter berbagai informasi yang beredar di sekitar, khususnya dari media sosial (medsos) seputar Pemilihan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden.

“Jadilah pemilih pemuda yang cerdas. Jangan mudah terprovokasi oleh hoax, berita-berita sepotong, kemudian kita ikut seenaknya membagikan ke beberapa grup di Whatsapp misalnya. Bagi saya jangan melakukan kegiatan seperti ini untuk saling adu. Seharusnya yang kita lihat sejauh mana visi misi para capres itu yang kita dulukan,” ucapnya.

Sebagai generasi muda, menurutnya harus lebih kritis untuk berpikir mengenai visi misi dari calon-calon pemimpin. Apalagi, generasi muda jangan sampai kehilangan identitas. Rasman menegaskan, Dispora Kaltim juga menerima segala kritikan dan saran secara terbuka.

“Kita harus punya perhatian terhadap pemerintah untuk selalu mengkritik dan tidak kehilangan identitas sebagai pemuda. Pemuda jangan kehilangan identitas untuk mengkritisi kebijakan apapun yang dilakukan oleh pemerintah termasuk kami,” sampainya.

Dirinya menjelaskan, meski menyampaikan kritikan dan saran terhadap pemerintah, harus disampaikan dengan cara yang baik. Sehingga segala persoalan bisa diselesaikan dengan baik dan mempertahankan identitasnya agar negara ini semakin maju.

“Kalau kami bungkam mereka pemuda, siapa yang akan mengevaluasi kami, yang sering berani berpendapat itu pemuda, tetapi banyak juga yang dibatasi,” tukasnya.(DT/adv/Dispora Kaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 37 = 45