AdvertorialDPRD KALTIM

Kaltim Menuju Mandiri Pangan: Ketua DPRD Dukung Percepatan Optimalisasi Lahan

×

Kaltim Menuju Mandiri Pangan: Ketua DPRD Dukung Percepatan Optimalisasi Lahan

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud hadiri Rakor Swasembada Pangan di Auditorium Kodam VI/Mulawarman, Balikpapan. (Foto: Humas Sekretariat DPRD Kaltim)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Balikpapan – Suasana di Auditorium Markas Komando Daerah Militer VI/Mulawarman, Balikpapan, terasa berbeda pagi itu. Para pemangku kepentingan dari berbagai penjuru Kalimantan Timur berkumpul dalam satu visi besar: mewujudkan swasembada pangan di tanah Borneo.

Di antara deretan tokoh penting, Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, atau akrab disapa Hamas, hadir memberikan dukungan penuh. Ia duduk berdampingan dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, jajaran Kodam VI/Mulawarman, Polda Kaltim, kepala daerah, serta para pejabat lainnya.

Tak ketinggalan, Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, datang langsung memberikan suntikan semangat.

Rapat Koordinasi Percepatan Swasembada Pangan melalui Optimalisasi Lahan ini bukan sekadar agenda rutin birokrasi. Ini adalah bagian dari strategi besar nasional: mengurangi ketergantungan pangan, khususnya beras dari luar daerah, dan membangun kemandirian pangan dari akar rumput.

“Kaltim tidak perlu lagi mendatangkan beras dari luar,” tegas Menteri Andi Amran dengan penuh optimisme. “Daerah ini punya peluang besar untuk lepas dari ketergantungan,” imbuhnya.

Pernyataan itu disambut positif oleh Hamas. Menurutnya, arahan Presiden RI kepada Mentan menjadi pendorong penting untuk mempercepat upaya pembangunan pertanian di daerah, termasuk melalui program cetak sawah.

“Kalimantan Timur punya potensi besar, khususnya soal lahan. Maka itu, kita perlu lakukan percepatan swasembada pangan dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada,” ujarnya.

Hamas menekankan pentingnya sinergi antara semua unsur pemerintahan, pusat dan daerah, agar program ini tidak sekadar berhenti pada wacana. Menurutnya, penguatan pangan bukan hanya soal ketersediaan beras, tapi juga ketahanan ekonomi dan kedaulatan wilayah.

Di tengah tantangan perubahan iklim dan krisis global yang terus menghantui rantai pasok, Kalimantan Timur bertekad menjadi bagian dari solusi. Dari lahan yang dulu tidur, akan tumbuh harapan, dan dari rapat koordinasi ini, lahir komitmen nyata untuk menjadikan tanah Borneo sebagai lumbung pangan masa depan. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

78 − 74 =