AdvertorialDiskominfo KukarPemkab Kukar

Kebangkitan Desa Embalut dengan Lahan Jagung di Bekas Tambang

×

Kebangkitan Desa Embalut dengan Lahan Jagung di Bekas Tambang

Sebarkan artikel ini
Kades Embalut, Yahya. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong – Pemerintah Desa Embalut, yang berada di Kecamatan Tenggarong Seberang, telah mengambil langkah inovatif dengan mengubah lahan bekas tambang menjadi kawasan pertanian jagung yang menguntungkan. Inisiatif ini adalah bagian dari usaha berkelanjutan untuk memastikan bahwa lahan yang sebelumnya digunakan untuk penambangan masih dapat memberikan nilai dan produktivitas.

Yahya, Kepala Desa Embalut, menyatakan bahwa ada sekitar 200 hektare lahan pasca-tambang yang kini telah diubah menjadi area pertanian jagung. Meskipun menghadapi tantangan musim kemarau, hasil panen jagung tetap konsisten dan memberikan manfaat bagi para petani dan kelompok tani di desa.

“Kami telah mendapatkan bibit jagung unggul dari Jawa yang mampu menghasilkan hingga 4-5 tongkol per tanaman, dan kami siap mendistribusikannya kepada petani,” ujar Yahya.

Proses penanaman di lahan bekas tambang ini bukanlah yang pertama, melainkan sudah memasuki siklus keempat. Yahya merasa yakin bahwa upaya yang dilakukan bersama komunitas desa akan menghasilkan hasil yang positif.

Program ini, menurut Yahya, merupakan bagian dari strategi Bupati yang telah mengalokasikan lahan bekas tambang untuk dijadikan lahan budidaya jagung. Keberhasilan program ini telah terbukti dengan berlanjutnya musim tanam hingga keempat kalinya.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan produksi jagung dan memberikan dampak ekonomi yang menguntungkan bagi penduduk Desa Embalut, terutama bagi kelompok tani yang bertanggung jawab atas lahan tersebut. Ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung program revolusi jagung yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Kukar.

“Kami sangat mengapresiasi bupati atas alokasi lahan ini. Sebelumnya, penjualan jagung menjadi tantangan karena kurangnya pasar. Namun, saat ini telah terjadi peningkatan permintaan yang signifikan,” tutur Yahya, mengakhiri pembicaraannya dengan nada optimis. (KY/Adv/DiskominfoKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

22 + = 30