AdvertorialDiskominfo KukarPemkab Kukar

Kecamatan Tenggarong Seberang Fokus pada Program Prioritas

×

Kecamatan Tenggarong Seberang Fokus pada Program Prioritas

Sebarkan artikel ini
Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong – Kebijakan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat memberikan dampak signifikan terhadap operasional di Kecamatan Tenggarong Seberang. Berkurangnya dana yang tersedia memaksa pemerintah kecamatan untuk melakukan efisiensi dan menyesuaikan program kerja agar tetap berjalan sesuai target.

Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono, menyebutkan bahwa pemotongan anggaran ini berpengaruh terhadap berbagai aspek pelayanan publik, termasuk infrastruktur dan administrasi masyarakat. “Kami harus melakukan penyesuaian dan menentukan program prioritas agar tetap bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengurangi pengeluaran yang dianggap tidak mendesak, seperti perjalanan dinas, pengadaan alat tulis kantor, serta kegiatan koordinasi yang sebelumnya rutin dilakukan. “Meskipun anggaran terbatas, kami tetap memastikan pelayanan publik tidak terganggu,” kata Tego.

Ia menambahkan bahwa pemotongan anggaran tidak hanya terjadi di Tenggarong Seberang, tetapi juga di daerah lain. Dengan pengurangan hingga 15 persen, pihak kecamatan harus lebih kreatif dalam menyusun strategi agar program-program utama tetap berjalan.

Sebagai solusi, pihak kecamatan akan mengoptimalkan sumber daya yang ada serta berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan provinsi untuk mencari dukungan tambahan. “Kami berharap ada kebijakan strategis dari pemerintah daerah yang dapat membantu mengatasi tantangan ini,” katanya.

Tego juga mengajak seluruh perangkat desa dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam menyukseskan program yang masih bisa dijalankan. “Di tengah keterbatasan anggaran, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan,” tuturnya.

Ia memastikan pihaknya akan terus mencari solusi agar pelayanan publik tetap berjalan optimal. “Kami berupaya menghadirkan inovasi dan alternatif pembiayaan agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat tidak terhambat oleh keterbatasan dana,” pungkasnya. (Ky/Adv/DiskominfoKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

43 − = 38