UpdateNusantara.id, Tenggarong – Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) Kecamatan Tenggarong Seberang terus menggali potensi ekonomi kreatif (Ekraf) di desa-desa untuk memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua Kekraf Tenggarong Seberang, Juliono, mengungkapkan banyak potensi Ekraf di setiap desa yang belum dioptimalkan. Oleh karena itu, dalam setahun ke depan, Kekraf akan fokus mengembangkan subsektor Ekraf.
“Target kami minimal 50 persen dari 17 subsektor Ekraf bisa berjalan di Tenggarong Seberang,” ujar Juliono, Kamis (25/4/2024).
Selain itu, Kekraf juga terlibat dalam penyelenggaraan acara besar oleh Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Kukar), seperti festival di Tenggarong Seberang yang menghasilkan Rp 7 miliar dalam dua hari untuk ekonomi UMKM.
“Dukungan dari Dinas Pariwisata terhadap pelaku Ekraf sudah berjalan baik, terutama dalam pengalokasian anggaran yang bermanfaat bagi pengembangan Ekraf,” ungkap Juliono.
Ke depan, Kekraf ingin menggali lebih banyak potensi Ekraf di wilayahnya dan berharap usulan kecil tersebut dapat memberikan manfaat optimal bagi UMKM setempat.
Juliono optimistis dengan kemajuan Ekraf yang akan berdampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap Kekraf Tenggarong Seberang semakin berkembang dan mandiri, mampu melaksanakan kegiatan tanpa bantuan pemerintah dengan menjalin kerja sama dengan perusahaan,” tutupnya. (AD/ADV/DisparKukar)















