AdvertorialDiskominfo KukarPemkab Kukar

Krisis Air di Dusun Lima, Warga Desak Solusi dari Pemerintah

×

Krisis Air di Dusun Lima, Warga Desak Solusi dari Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Kades Loa Kulu, Muhammad Rizali. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, TENGGARONG – Warga RT 21, 22, dan 23 di Jalan Datar Awan, Dusun Lima, Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, menghadapi krisis air bersih yang serius. Mereka bergantung pada sumur bor kecil yang tidak mampu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

PDAM yang ada, yang seharusnya menyediakan air bersih untuk warga, hanya mengalirkan air ke Samarinda, meninggalkan warga Dusun Lima tanpa akses langsung ke air bersih. Sumur bor yang ada seringkali kering dalam hitungan minggu, memaksa pemerintah desa untuk mengirimkan air dengan Water Tank (WT).

“Kami harus mengirimkan air dengan WT ke RT 21, 22, dan 23 karena sumur bor tidak dapat diandalkan,” ungkap Muhamad Rizali, Kepala Desa Loa Kulu Kota.

Pemerintah Desa memiliki rencana untuk membangun sumur bor baru yang lebih besar untuk irigasi sawah, namun terhambat oleh keterbatasan sumber air. Penggunaan air dari Sungai Mahakam memerlukan infrastruktur tambahan yang belum tersedia.

PT RRL, perusahaan plywood, telah menyatakan kesediaannya untuk menyediakan mesin pompa air berkapasitas besar. Namun, mereka terkendala oleh kebutuhan lahan yang luas untuk instalasi. “Kami membutuhkan donasi tanah untuk memungkinkan instalasi pompa air,” tambah Rizali.

Selain masalah air, kondisi jalan di RT 22 yang rusak dan masih menjadi hak milik PT RRL juga menambah kesulitan warga. Mereka harus membayar sewa tahunan untuk menggunakan jalan tersebut, yang menambah beban ekonomi.

“Pembayaran sewa jalan ini memberatkan warga,” kata Rizali.

Meskipun Pemerintah Kabupaten telah membangun jalan penghubung antara Desa Loa Kulu Kota dengan Desa Jongkang dan Kota Samarinda, masalah air bersih dan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas utama.

Masyarakat mendesak pemerintah untuk meningkatkan dukungan melalui program PAMSIMAS dan perbaikan infrastruktur jalan. “Kami memerlukan dukungan lebih, seperti yang diberikan kepada RT 20 Jalan Loa Gagak, untuk pemasangan pipa air dan sambungan rumah di RT 21, 22, dan 23,” pungkas Rizali. (KY/Adv/DiskominfoKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 + 4 =