AdvertorialDPRD KALTIM

Menembus Batas Kewenangan, DPRD Kaltim Perjuangkan Pendidikan Madrasah

×

Menembus Batas Kewenangan, DPRD Kaltim Perjuangkan Pendidikan Madrasah

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Dari pagar sederhana sebuah madrasah di pinggiran Samarinda, terlihat jelas semangat belajar tak pernah padam. Bangku kayu yang mulai rapuh, papan tulis yang telah kusam, dan atap yang bocor di musim hujan tak menyurutkan langkah para santri untuk menimba ilmu.

Namun tahun ini, harapan itu kembali menyala. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dengan dukungan penuh dari DPRD Kaltim, menyalurkan bantuan sarana dan prasarana melalui mekanisme dana hibah kepada madrasah, sebuah bentuk komitmen yang melampaui batas kewenangan administratif.

“Walaupun madrasah secara struktural berada di bawah Kementerian Agama, bukan berarti pemerintah daerah harus berpangku tangan,” tegas Agusriansyah Ridwan, anggota Komisi IV DPRD Kaltim.

Wajahnya tenang, namun suaranya menyiratkan ketegasan. “Ini bentuk tanggung jawab kami terhadap masa depan pendidikan di daerah.”

Menurutnya, pendidikan keagamaan tidak boleh dipandang sebelah mata. Justru di sanalah nilai-nilai karakter bangsa dibentuk sejak dini.

Ia menyebut bahwa pendekatan hibah ini menjadi ruang bagi daerah untuk turut membangun kualitas pendidikan secara inklusif, tanpa menunggu langkah dari pemerintah pusat.

“Kalau daerah bisa memberi kontribusi, kenapa pusat tidak? Jangan sampai daerah justru bergerak lebih cepat,” ujarnya, memberi sindiran halus kepada kementerian yang dianggapnya belum cukup hadir di tengah tantangan madrasah.

Bagi Agusriansyah, perhatian terhadap madrasah bukan hanya soal dana, melainkan tentang visi kebangsaan. Dalam pandangannya, madrasah adalah benteng moral dan tempat lahirnya generasi berakhlak sekaligus cerdas.

Oleh sebab itu, ia menilai penting adanya prioritas pembangunan dari segala sisi, fasilitas, tenaga pengajar, hingga pembiayaan berkelanjutan.

“Madrasah adalah garda terdepan dalam membangun karakter bangsa. Jangan sampai mereka terpinggirkan dalam arus pembangunan,” tutupnya.

Di ruang-ruang kelas yang masih sederhana itu, anak-anak tetap membaca dan menghafal. Dan kini, berkat dorongan DPRD Kaltim, mereka tak hanya membawa mimpi, tapi juga peluang baru untuk belajar dengan lebih layak. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 4 = 5