AdvertorialDPRD Samarinda

Pemindahan TPA Sambutan Perlu Direalisasikan, Samri Sebut Daya Tampungnya Hanya Bertahan 5 Tahun

×

Pemindahan TPA Sambutan Perlu Direalisasikan, Samri Sebut Daya Tampungnya Hanya Bertahan 5 Tahun

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra. (Foto : DH)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Samri Shaputra soroti soal pemindahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sambutan. Menurutnya, pemindahan TPA Sambutan harus segera direncanakan.

Pasalnya, TPA di kawasan tersebut saat ini belum mampu menampung semua sampah yang ada dan perlu untuk ditindaklanjuti.

Samri mengungkapkan bahwa daya tampung TPA tersebut tidak bisa berkelanjutan dan diprediksi hanya sampai lima tahun. Oleh sebab itu, pemerintah kota khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda harus memikirkan pembukaan TPA baru.

“Kemarin kepala dinas sebelumnya bu yama mengatakan fasilitas disana itu belum mampu menampung itu, bahkan diprediksi hanya sekitar 5 tahun saja disana. Setelah itu cari lahan baru, Ini kan namanya main-main,” ungkap Samri, pada Selasa (19/3/2024).

Dirinya juga mengatakan bahwa kondisi TPA sambutan itu terhalang oleh gunung, sehingga jika dilanjutkan mungkin harus memotong gunung tersebut agar daya tampungnya bisa lebih besar.

Menurutnya Pemkot Samarinda sudah mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk pembuatan TPA itu. Selain itu, akses jalan menuju TPA itu juga harus dipikirkan.

“Makanya itu yang jadi pertanyaan kemarin, karena biaya pembuatan TPA itu besar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Samri juga berharap TPA tersebut dapat diperbesar sehingga permasalahan sampah di Samarinda dapat terselesaikan. Menurutnya, daerah Sambutan itu adalah tempat yang memiliki potensi. Dari segi jarak maupun lokasi bisa efisien jika berjauhan dari pemukiman warga sehingga sangat memadai jika diperluas.

“Sebenarnya yang kita harapkan TPA bisa sampai 50 sampai 100 tahun kedepan. Sebenarnya kan lahan kita ini luas ya, banyak daerah di sambutan itu masih hutan dan jauh dari penduduk,” pungkasnya. (DH/Adv/DPRDSamarinda)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 9 = 1