AdvertorialDiskominfo KukarPemkab Kukar

Pemkab Kukar Dukung Pembinaan Anak di LPKA Tenggarong

×

Pemkab Kukar Dukung Pembinaan Anak di LPKA Tenggarong

Sebarkan artikel ini
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ahyani Fadianur Diani menghadiri Serah Terima Jabatan dan Perkenalan Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tenggarong. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menegaskan dukungannya terhadap pembinaan anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tenggarong. Hal ini disampaikan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ahyani Fadianur Diani, saat menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Kepala LPKA Kelas II Tenggarong yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga, Kamis (27/2/2025).

Dalam acara tersebut, Husni Thamrin secara resmi menyerahkan jabatannya sebagai Kepala LPKA kepada Aulia Zulfahmi. Pergantian ini juga ditandai dengan pemberian penghargaan kepada Husni atas dedikasi dan kontribusinya selama bertugas.

Mewakili Bupati Kukar, Ahyani menyampaikan apresiasi kepada Husni Thamrin serta harapan besar kepada Aulia Zulfahmi agar dapat melanjutkan dan meningkatkan program pembinaan anak binaan.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Husni Thamrin atas pengabdian dan kerja kerasnya dalam membina anak-anak di LPKA. Kepada Bapak Aulia Zulfahmi, kami berharap dapat membawa inovasi dan meningkatkan kualitas pembinaan bagi anak binaan,” ujar Ahyani.

Ia menekankan pentingnya pendekatan yang lebih humanis dalam membina anak binaan. Menurutnya, selain mendapatkan pengawasan, anak-anak ini juga perlu diberi pendidikan serta pelatihan keterampilan agar dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik.

“Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan organisasi sosial, sangat diperlukan dalam memberikan bekal keterampilan bagi anak binaan. Dengan pendekatan yang tepat, mereka dapat memiliki masa depan yang lebih cerah,” tambahnya.

Ahyani juga menyoroti peran penting LPKA dalam sistem pemasyarakatan. Menurutnya, LPKA bukan sekadar tempat menjalani hukuman, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan pengembangan potensi bagi anak binaan agar tidak kembali ke kehidupan yang menyimpang.

“Kami berharap semua pihak terus mendukung program pembinaan di LPKA. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa menciptakan perubahan positif bagi anak-anak binaan,” pungkasnya. (Ky/Adv/DiskominfoKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

35 − 29 =