AdvertorialDiskominfo KukarPemkab Kukar

Pemuda Sebulu Beralih ke Perkebunan dan Tambang, Tantangan dan Peluang

×

Pemuda Sebulu Beralih ke Perkebunan dan Tambang, Tantangan dan Peluang

Sebarkan artikel ini
Kasi Kesra Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong – Anak muda di Kecamatan Sebulu semakin banyak yang memilih bekerja di sektor perkebunan dan pertambangan sebagai sumber utama penghasilan. Kedua sektor ini dianggap lebih menjanjikan dibandingkan bidang lain karena peluang kerja yang luas. Namun, sebagian pemuda juga mulai melirik sektor wirausaha sebagai alternatif penghasilan.

Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin, mengatakan bahwa tren ini sudah berlangsung cukup lama. “Perusahaan kelapa sawit dan tambang batu bara masih menjadi daya tarik utama bagi mereka yang ingin mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan stabil. Tetapi, mereka juga perlu memiliki keterampilan lain sebagai bekal di masa depan,” ujarnya.

Meskipun sektor ini menawarkan stabilitas ekonomi, Nurul menekankan pentingnya memiliki keahlian tambahan. Pemerintah telah menyediakan berbagai program pelatihan kerja melalui Dinas Tenaga Kerja, termasuk pelatihan di bidang perbengkelan, tata boga, dan tata rias. “Kami ingin generasi muda di Sebulu memiliki lebih banyak pilihan kerja, tidak hanya mengandalkan industri perkebunan dan tambang,” tambahnya.

Selain itu, pemerintah juga menggalakkan program Kredit Kukar Idaman untuk membantu wirausaha muda dalam mengembangkan usaha mereka. Meskipun demikian, tantangan tetap ada, terutama dalam akses pemasaran dan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.

Nurul berharap dukungan pemerintah dan sektor swasta bisa mendorong lebih banyak anak muda untuk menekuni usaha mandiri. “Jika mereka memiliki keterampilan dan akses modal yang memadai, peluang sukses di sektor nonformal semakin terbuka,” katanya.

Ke depan, program pelatihan dan pendampingan akan terus diperluas agar semakin banyak generasi muda Sebulu yang berdaya secara ekonomi tanpa hanya mengandalkan sektor perkebunan dan tambang. “Kami akan terus mendorong mereka agar lebih mandiri dan mampu menciptakan lapangan kerja baru di wilayah ini,” pungkasnya. (Ky/Adv/DiskominfoKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + 3 =