UpdateNusantara.id, Tenggarong – Peningkatan jumlah wisatawan di Kukar pasca lebaran tidak hanya berdampak positif pada kegiatan pariwisata, tetapi juga pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selama lima hari, sektor pariwisata berhasil mengumpulkan Rp 218 juta.
Ridha Fatrianta, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kukar, menyatakan bahwa antusiasme masyarakat untuk berwisata di Kukar sangat tinggi.
“Hal ini mendorong Dinas Pariwisata untuk terus memperbaiki dan menambah sarana serta prasarana pariwisata,” ucap Ridha, Selasa (16/4/2024).
Ridha menjelaskan bahwa kontribusi PAD ini berasal dari berbagai sumber, termasuk tiket masuk, penyewaan fasilitas, dan penjualan suvenir di destinasi-destinasi wisata tersebut.
“Pendapatan ini akan digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pengembangan pariwisata di Kukar, termasuk peningkatan infrastruktur, promosi, dan pelatihan sumber daya manusia,” ungkapnya.
Selain pembangunan waterboom di Pulau Kumala, Dinas Pariwisata Kukar juga berencana untuk mengembangkan destinasi wisata lainnya, seperti Pantai Tanah Merah Samboja dan Waduk Panji.
“Kami akan terus berupaya untuk menjadikan Kukar sebagai destinasi wisata yang menarik dan berdaya saing, sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” tegasnya.
Peningkatan PAD dari sektor pariwisata ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi Kukar untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi. Dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat, sektor pariwisata Kukar diyakini akan terus tumbuh dan berkembang. (AD/ADV/DisparKukar)















