AdvertorialDPRD KALTIM

Pendidikan Gratis dan Kolaborasi Daerah: Dua Kunci Masa Depan Kaltim

×

Pendidikan Gratis dan Kolaborasi Daerah: Dua Kunci Masa Depan Kaltim

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sulasih. (Foto: Humas Sekretariat DPRD Kaltim)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Pembangunan di Kalimantan Timur (Kaltim) tak bisa berjalan dengan sendiri. Butuh tangan-tangan yang bekerja bersama, visi yang diselaraskan, serta tekad untuk menjawab harapan masyarakat.

Itulah semangat yang terus digaungkan oleh Sulasih, Anggota Komisi II Dewan Perwakilam Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim dari daerah pemilihan Bontang, Berau, dan Kutai Timur.

Menurutnya, kemajuan Kaltim hanya bisa dicapai jika ada kolaborasi yang erat antara DPRD provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

“Kami berharap pembangunan bisa dilakukan secara selaras dan sinergis, agar kesejahteraan masyarakat benar-benar terasa,” ujarnya.

Bagi Sulasih, suara dari daerah-daerah seperti Bontang, Berau, dan Kutai Timur tak boleh hanya menjadi catatan dalam laporan, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk nyata seperti infrastruktur yang layak, jalan yang memadai dan ekonomi lokal yang bergerak maju.

Namun bukan hanya soal fisik, Sulasih juga memberi perhatian besar pada investasi jangka panjang: pendidikan. Ia menaruh harapan besar pada keberlanjutan program pendidikan gratis dari tingkat SD hingga S3 yang diinisiasi oleh Gubernur Kaltim.

“Banyak masyarakat yang merasa sangat terbantu. Anak-anak dari keluarga kurang mampu sekarang punya peluang yang sama untuk meraih pendidikan tinggi,” ungkapnya.

Bagi Sulasih, inilah bentuk pemerataan yang sesungguhnya—memberi kesempatan tanpa melihat latar belakang ekonomi.

Ia optimistis, program ini akan menjadi fondasi untuk mencetak generasi emas Kaltim di masa mendatang. Generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peka terhadap tantangan zaman. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 1