UpdateNusantara.id, Samarinda — Persiapan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalimantan Timur (Kaltim) 2025 yang akan digelar di Kabupaten Paser mulai memasuki tahap krusial. Ajang multievent pelajar ini dijadwalkan berlangsung pada 8–15 September 2025, namun polemik soal jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan masih jadi perbincangan hangat.
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim bersikeras mempertahankan jumlah 21 cabor, sebagaimana standar yang diterapkan dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).
“Memang tuan rumah minta ada pengurangan, karena alasan efisiensi anggaran. Tapi kami tetap bertahan di 21 cabor, sesuai dengan Popnas,” tegas Rasman Rading, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim,
Finalisasi Cabor Segera Digelar
Rasman mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, Dispora Kaltim akan menggelar rapat koordinasi bersama dinas pemuda dan olahraga dari seluruh kabupaten/kota di Kaltim. Rapat ini akan memfinalisasi jumlah cabor dan nomor pertandingan yang akan diikuti.
“Langkah ini penting karena beberapa daerah sudah mulai mempersiapkan atletnya,” jelasnya.
Efisiensi Boleh, Tapi Prestasi Harus Dijaga
Meskipun memahami keterbatasan anggaran yang dihadapi tuan rumah, Rasman menegaskan bahwa kualitas pembinaan dan kompetisi tetap harus dijaga.
Sebagai solusi, ia menyarankan agar daerah lebih mengutamakan keikutsertaan dalam nomor-nomor perorangan, terutama jika anggaran tidak memungkinkan untuk mengirim tim lengkap di semua nomor pertandingan.
“Kalau anggarannya terbatas, kabupaten/kota kami imbau untuk prioritaskan nomor-nomor perorangan,” tutup Rasman.
Dengan agenda yang semakin dekat, diharapkan koordinasi lintas daerah bisa menghasilkan solusi terbaik demi suksesnya Popda Kaltim 2025 sebagai ajang pencarian bibit-bibit unggul olahraga pelajar daerah. (Dty/Adv/DisporaKaltim)















