AdvertorialDispar KukarPemkab Kukar

Semarak Budaya Dayak Kenyah di Festival Mecaq Undat Tabang, Dongkrak Ekonomi Lokal

×

Semarak Budaya Dayak Kenyah di Festival Mecaq Undat Tabang, Dongkrak Ekonomi Lokal

Sebarkan artikel ini
Festival Mecaq Undat Tabang. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id,  Tenggarong – Kemeriahan Festival Budaya Mecaq Undat mewarnai Desa Ritan Baru dan Tukung Ritan, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar) pada 1-4 Mei 2024. Festival ini tak hanya menjadi wadah pelestarian budaya Dayak Kenyah, tetapi juga membawa berkah bagi perekonomian masyarakat setempat.

Berbagai tarian khas Dayak Kenyah, seperti Hudoq dan Kancet Lom, menghiasi festival ini. Tak ketinggalan, para pengunjung juga dapat menyaksikan ketangkasan para peserta dalam berbagai lomba olahraga tradisional, seperti tarik tambang dan balogo.

Festival Mecaq Undat tak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Sebanyak 20 stan UMKM didirikan untuk menjajakan berbagai produk lokal, mulai dari kuliner khas Dayak Kenyah hingga kerajinan tangan.

“Salah satu dampak positifnya, kita fasilitasi tenda UMKM sekitar 20 an booth atau stand yang digunakan untuk berjualan bagi masyarakat setempat,” kata Antoni Kusbiantoro, Kepala Bidang Pembinaan Industri Pariwisata Dispar Kukar, Rabu (8/5/2024).

Antusiasme pengunjung yang tinggi terhadap festival ini menjadi bukti bahwa Mecaq Undat memiliki daya tarik tersendiri. Hal ini tak lepas dari dukungan penuh Dispar Kukar, baik dalam hal pendanaan maupun promosi.

“Tahun ini bantuannya cukup lumayan, hampir Rp 400 juta untuk pelaksanaan acara, baik dari sisi budaya dan ekonominya,” ujar Antoni.

Pemerintah Kabupaten Kukar berkomitmen untuk terus mendukung festival ini sebagai upaya pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi lokal.

“Selain itu juga ada peningkatan perekonomian masyarakat setempat. Jadi festival ini selain melestarikan budaya, juga harapannya ada input perekonomian,” imbuhnya.

Festival Mecaq Undat telah menjadi agenda tahunan di Tabang dan masuk dalam kalender event Dispar Kukar tahun 2024. Keberhasilan festival ini diharapkan dapat menginspirasi penyelenggaraan festival budaya lainnya di Kukar untuk memperkaya khazanah budaya dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (AD/ADV/DisparKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

92 − 87 =